SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Harga beras di sejumlah Pasar Tradisional di Kabupaten Subang mengalami kenaikan signifikan pada beberapa waktu terakhir ini.
Harga beras unutk perliterya mengalami kenaikan variatif antara Rp14 ribu sampai Rp16 ribu. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat, karena dianggap membebani.
Terkait dengan kenaikan harga ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang Maman Firmansyah masih tutup mulut. Dia enggan memberi komentar soal kenaikan harga beras yang dikeluhkan masyarakat tersebut.
Saat dikonfirmasi lewat aplikasi WhatsApp, Maman mengaku dirinya sedang di luar untuk menyiapkan acara di Daerah Belendung, Kecamatan Cibogo, Subang
“Saya lagi ada di luar tuk kesiapan acara di desa Belendung. Untuk hal tersebut, saya belum bisa kasih pernyataan,” kata Maman.
Sebaliknya, Maman mengatakan, pihak Pemkab akan melakukan rapat terkait masalah kenaikan harga beras di Daerah Lumbung Padi Nasional tersebut.
Informasi yang diperoleh, Pemkab Subang akan menggelar rapat terkait Tingginya Harga Komoditi Beras di Kabupaten Subang pada Kamis (22/2/2024).
Dalam pembahasan tersebut, pihak Pemkab akan menghadirkan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, BP4D, Tim TPID, Sub Divre Bulog, Suplier Mitra Bulog, KTNA, BUMD, dan unsur kampus




