MAJALENGKA, TINTAHIJAU.COM – Dalam rangka menghadapi musim penghujan serta memperkuat kesiapsiagaan bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka menggelar Apel Gabungan di halaman Mapolres Majalengka, Rabu (5/11/2025).
Apel tersebut diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga instansi terkait lainnya sebagai bentuk sinergi dalam upaya mitigasi bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan kesiapsiagaan, sejalan dengan edaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait masa potensi bencana yang diperkirakan terjadi pada November 2025 hingga April 2026.
“Provinsi sudah mengeluarkan edaran kesiapsiagaan bencana. Kita di daerah kemudian menindaklanjutinya dengan langkah-langkah konkret. Majalengka ini secara morfologi memiliki potensi bencana yang berbeda di wilayah utara dan selatan,” jelasnya.
Menurutnya, wilayah selatan Majalengka seperti Cikijing, Lemahsugih, Bantarujeg, Malausma dan Cingambul merupakan daerah yang rawan longsor. Sementara wilayah utara, seperti Kertajati, Jatitujuh, Ligung, Jatiwangi, Kasokandel, dan Dawuan, kerap dilanda banjir saat musim hujan.
Agus menambahkan, BPBD terus melakukan berbagai kegiatan mitigasi mulai dari sosialisasi pencegahan, kesiapsiagaan masyarakat, hingga penanganan saat dan pasca bencana.
“Kami memiliki siklus penanganan bencana mulai dari pra-bencana, tanggap darurat, hingga pascabencana. Semua dilakukan secara terkoordinasi,” tandasnya.





