Pemerintahan

Presiden Prabowo Sebut Indonesia Terbuka bagi Investor dengan Prinsip Saling Menguntungkan

×

Presiden Prabowo Sebut Indonesia Terbuka bagi Investor dengan Prinsip Saling Menguntungkan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo saat meresmikan pembangunan ratusan jembatan di seluruh Indonesia secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 9 Maret 2026 (Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

MALUKU, TINTAHIJAU.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia senantiasa menyambut baik kehadiran investor serta mitra global yang berminat menjalin kolaborasi dengan pemerintah. Kendati demikian, sinergi yang terbangun wajib berpijak pada asas kemanfaatan bersama serta penghormatan terhadap kedaulatan dan kepentingan nasional.

Penegasan tersebut diutarakan oleh Kepala Negara di sela-sela agenda peresmian peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela pada Kamis (16/7/2026).

Diplomasi Damai sebagai Modal Investasi

Prabowo menggarisbawahi bahwa di kala lanskap global tengah didera gejolak ketidakpastian, pertikaian, serta friksi geopolitik, Indonesia secara konsisten berkomitmen untuk memelihara relasi harmonis dengan semua negara.

“Alhamdulillah, saat ini kita menjalin hubungan baik dengan seluruh negara tetangga. Kita bertekad untuk terus bersahabat dengan semua negara. Kita menghormati seluruh bangsa di dunia, baik yang besar maupun kecil, yang kuat maupun yang lemah,” kata Prabowo lewat video conference yang dipantau dari tayangan KompasTV.

Menurut Presiden, konsistensi dalam menjaga kedamaian dan diplomasi ini merupakan modalitas krusial bagi Indonesia dalam menjaring arus investasi masuk sekaligus memperkokoh kemitraan ekonomi di kancah internasional.

“Dalam kondisi seperti ini, kita terbuka kepada semua mitra yang ingin bekerja sama dengan Indonesia atas dasar saling menguntungkan. Namun semua pihak juga harus memahami bahwa Indonesia sekarang sudah dewasa,” ujar Prabowo.

Kemitraan Strategis yang Setara dan Kredibel

Ia menambahkan, Indonesia akan terus memupuk persahabatan dengan semua negara secara setara tanpa memandang aspek luas wilayah atau kekuatannya. Lewat kebijakan ini, pemerintah bertekad membuktikan kredibilitas Indonesia sebagai mitra yang andal dalam merealisasikan proyek investasi strategis.

Secara khusus, Presiden juga menyampaikan apresiasinya kepada konsorsium internasional dan domestik yang terlibat langsung dalam mega proyek ini.

“Kita menghargai sahabat-sahabat kita dari Jepang melalui Inpex yang telah berinvestasi di sini. Kita juga berterima kasih kepada saudara-saudara kita dari Malaysia melalui Petronas yang turut berpartisipasi,” tuturnya.

“Tentu kita juga bangga karena perusahaan nasional kita, Pertamina, ikut ambil bagian. Kita harus bahu-membahu agar proyek ini berhasil, segera berproduksi, dan segera memberikan hasil,” tambah Prabowo.

Komitmen Menjaga Kesejahteraan Rakyat

Meskipun memberikan ruang investasi yang sangat lapang, Prabowo menggarisbawahi bahwa prioritas utama pemerintah tidak akan pernah bergeser dari perlindungan kepentingan dalam negeri serta peningkatan kemakmuran rakyat Indonesia.

“Para investor harus memperoleh keuntungan. Sebagai bangsa yang memiliki harga diri dan kehormatan, kita akan merasa malu apabila mitra kita tidak puas atau mengalami kerugian. Namun di sisi lain, kita juga memiliki tanggung jawab besar kepada rakyat Indonesia,” ucap Prabowo.