SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan jalan desa di berbagai wilayah Kabupaten Subang.
Komitmen tersebut disampaikan saat meresmikan tiga ruas jalan yang telah selesai dibangun di Kecamatan Pagaden dalam rangkaian kegiatan Saba Desa, Jumat (19/6/2026).
Tiga ruas jalan yang diresmikan merupakan hasil pembangunan infrastruktur yang diselesaikan pada akhir tahun 2025 melalui peningkatan jalan dengan konstruksi beton. Ruas jalan tersebut berada di Desa Sukamulya sepanjang 350 meter, ruas jalan di depan Stasiun Pagadenbaru sepanjang 150 meter, dan ruas jalan di Desa Neglasari sepanjang 450 meter.
Dalam sambutannya, Kang Rey mengatakan pembangunan jalan desa menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Subang karena memiliki peran penting dalam meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.
Menurutnya, pembangunan yang telah dilakukan tahun lalu merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperbaiki konektivitas antarwilayah yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah jalan sudah selesai dibangun pada tahun kemarin. Insya Allah tahun ini akan ditambahkan lagi, sehingga pembangunan jalan penghubung antar desa dapat segera diselesaikan,” ujar Kang Rey.
Ia menjelaskan, akses jalan yang baik akan memudahkan aktivitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.
Karena itu, Pemkab Subang berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
Pada kesempatan tersebut, Kang Rey juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar dirinya bersama jajaran pemerintah daerah dapat terus bekerja maksimal dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Subang.
“Mohon doanya, agar kami selalu diberikan kesehatan sehingga dapat maksimal dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Subang,” katanya.
Selain meresmikan jalan, Kang Rey turut meninjau lokasi pengelolaan sampah mandiri PANDAWANI (Pandu Kelola Sampah Warga Mandiri) di Desa Gunungsari. Program tersebut mengolah limbah organik rumah tangga menjadi budidaya maggot yang dimanfaatkan sebagai pakan tambahan ternak lele dan ayam.
Sebagai bentuk dukungan, Kang Rey memberikan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta untuk pengembangan budidaya maggot berbasis pengelolaan limbah organik rumah tangga tersebut.
Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Bupati Subang juga menyerahkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Baznas Kabupaten Subang sebesar Rp25 juta kepada Mak Runtisem, warga Dusun III Kampung Tanjungmulya 2, Desa Gambarsari, Kecamatan Pagaden.
Kegiatan Saba Desa di Kecamatan Pagaden kemudian dilanjutkan dengan peresmian Aula Desa Gambarsari, peninjauan khitanan massal yang diikuti 65 peserta, serta pertandingan sepak bola persahabatan antara Tim Bupati Subang dan Muspika Kecamatan Pagaden.





