SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Heri Sopandi, menegaskan pembagian seragam sekolah gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Subang akan dilakukan setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tuntas.
Menurut Heri, kebijakan tersebut dilakukan agar pendataan penerima dapat dilakukan secara akurat, termasuk menyesuaikan jumlah siswa yang diterima dan ukuran seragam yang akan dibagikan.
“Seragam sekolah gratis baru akan dibagikan setelah SPMB selesai. Ini berkaitan dengan jumlah siswa yang diterima dan ukuran baju yang akan diberikan kepada siswa baru SD maupun SMP,” ujar Heri.
Ia menjelaskan, pendistribusian setelah SPMB selesai diharapkan dapat menghindari kesalahan dalam pengadaan maupun penyaluran seragam sehingga seluruh siswa baru memperoleh seragam sesuai ukuran masing-masing.
Pada tahun ajaran sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Subang menyalurkan sekitar 90.000 potong seragam sekolah gratis atau setara dengan 44.625 paket lengkap bagi siswa baru jenjang SD dan SMP.
Rinciannya, untuk jenjang SD disalurkan 25.140 paket seragam merah putih dan seragam pramuka beserta atributnya. Sementara untuk jenjang SMP dialokasikan 19.485 paket seragam putih biru dan seragam pramuka lengkap dengan atributnya.
Sebelumnya, saat pendistribusian seragam gratis bagi siswa baru kelas 1 SD dan SMP di SMP Negeri 2 Pusakanagara pada 16 Januari 2026, Bupati Subang, Reynaldy, menegaskan telah menginstruksikan seluruh jajarannya agar tidak lagi terjadi keterlambatan penyaluran seragam pada tahun ajaran baru.
“Saya sudah instruksikan, jangan sampai ada keterlambatan lagi di tahun ajaran baru 2026. Begitu siswa masuk, seragam harus sudah siap dibagikan,” tegas Reynaldy.
Pemerintah Kabupaten Subang berharap penyaluran seragam gratis pada tahun ajaran 2026/2027 dapat berjalan lebih tertib, tepat sasaran, dan diterima siswa sejak awal masa pembelajaran.





