SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Kondisi ruang kelas yang bocor dan rusak masih menjadi pekerjaan rumah dunia pendidikan di Kabupaten Subang.
Menjawab persoalan tersebut, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mulai menggenjot program rehabilitasi sekolah dengan meninjau langsung groundbreaking perbaikan ruang kelas di Kecamatan Binong.
Peninjauan dilakukan di SD Negeri Cicadas dalam rangkaian program Saba Desa, Jumat (17/7/2026). Rehabilitasi ruang kelas di sekolah tersebut dikerjakan dengan nilai kontrak Rp199.145.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2026.
Tak hanya itu, Rey juga mengecek pekerjaan rehabilitasi ruang kelas di SDN Citra Binong dengan nilai kontrak Rp199.800.000. Total anggaran untuk dua proyek rehabilitasi tersebut mencapai hampir Rp400 juta.
Kang Rey menegaskan, dirinya tidak ingin lagi menemukan sekolah dengan ruang kelas bocor atau bangunan yang membahayakan keselamatan siswa.
“Saya ingin sekolah-sekolah SD dan SMP, khususnya saat di kepemimpinan saya, ruang kelasnya yang sudah bocor, yang sudah rusak, harus bisa diperbaiki,” ujarnya.
Menurutnya, ruang belajar yang aman dan nyaman merupakan hak setiap peserta didik.
“Saya ingin anak-anak kita bisa belajar dengan tenang dan nyaman tanpa perlu kena air hujan ketika belajar, jangan sampai ada keresahan sekolahnya mau rubuh,” katanya.
Ia memastikan program rehabilitasi tidak hanya berhenti pada proses pembangunan, tetapi juga akan diawasi langsung melalui kegiatan Saba Desa yang rutin digelar setiap Jumat.
“Ketika ada kekurangan, ketika ada hal buruk, ada hal tidak bagus, kita bisa menindaklanjuti itu secara cepat,” tegas Rey.
Program rehabilitasi sekolah ini menjadi salah satu langkah Pemkab Subang untuk mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan, sekaligus memastikan proses belajar mengajar tidak lagi terganggu akibat kondisi bangunan yang rusak.





