JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Margaret Aliyatul Maimunah, wafat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, pada Minggu (1/3/2026) pagi. Kepergian tokoh perlindungan anak tersebut meninggalkan duka mendalam bagi jajaran KPAI dan berbagai kalangan.
Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menyampaikan bahwa lembaga yang dipimpinnya kehilangan figur pemimpin yang dikenal memiliki dedikasi tinggi, integritas kuat, serta komitmen besar dalam memperjuangkan perlindungan dan pemenuhan hak anak di Tanah Air.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Keluarga besar KPAI berduka cita atas berpulangnya pemimpin kami, Ibu Margaret Aliyatul Maimunah,” kata dia, Minggu, seperti dikutip Antara.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan,” ujarnya.
Menurut Jasra, selama memimpin KPAI, Margaret konsisten memperkuat fungsi pengawasan dan advokasi demi menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak. Almarhumah juga dikenal sebagai sosok yang hangat namun tegas, serta berintegritas dalam menjalankan amanah.
“Kesan saya dalam mendampingi beliau dalam memimpin KPAI memperkuat kolektif-kolegial antar komisioner. Kemudian beliau juga memperkuat dan memperluas jejaring kemitraan KPAI yang merupakan salah satu tugas fungsi KPAI,” ungkapnya.
Di bawah kepemimpinan Margaret, KPAI turut mendorong penguatan kelembagaan sebagai tindak lanjut concluding observation dari Komite Hak Anak PBB (CRC) atas laporan periodik kelima dan keenam Pemerintah Indonesia.
“Kontribusi serta pengabdian beliau bagi perlindungan anak di Indonesia akan selalu menjadi teladan dan inspirasi bagi kami semua,” kata Jasra Putra.
Margaret diketahui menjalani perawatan di RS Fatmawati sejak 17 Februari 2026 akibat sakit. Setelah 13 hari dirawat, ia mengembuskan napas terakhir pada pukul 08.25 WIB.
Rencananya, jenazah akan dimakamkan di kampung halamannya di Jombang, Jawa Timur. Jasra menyatakan dirinya tengah dalam perjalanan menuju Jombang bersama Komisioner KPAI Kawiyan dan Aris Adi Leksono.
“Saya sedang dalam perjalanan bersama Komisioner KPAI Kawiyan, Aris Adi Leksono ke Jombang,” kata Jasra Putra.
Profil Singkat
Margaret Aliyatul Maimunah lahir pada 11 Mei 1978 dan dikenal sebagai aktivis perempuan. Selain menjabat sebagai Ketua KPAI, ia juga dipercaya sebagai Ketua Umum Fatayat Nahdlatul Ulama (NU).
Ia merupakan putri kedua dari pasangan Mohammad Faruq dan Lilik Chodijah Aziz Bisri. Pendidikan dasarnya ditempuh di lingkungan pesantren, kemudian melanjutkan pendidikan MTs dan MAN di Pondok Pesantren Denanyar, Jombang.
Margaret meraih gelar sarjana di IAIN Sunan Ampel Surabaya dan melanjutkan studi pascasarjana di Universitas Indonesia pada Program Studi Kajian Wanita pada 2009.





