Entertainmen

Maestro “Lilin-Lilin Kecil” James F. Sundah Tutup Usia di New York

×

Maestro “Lilin-Lilin Kecil” James F. Sundah Tutup Usia di New York

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, TINTAHIJAU.com – Industri musik Tanah Air kembali diselimuti awan duka. Musisi legendaris sekaligus pencipta lagu legendaris “Lilin-Lilin Kecil”, James F. Sundah, dilaporkan meninggal dunia di New York, Amerika Serikat, pada Kamis (7/5) waktu setempat.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga melalui unggahan di akun media sosial resmi sang musisi pada Jumat (8/5) pagi. Dalam pernyataan tersebut, pihak keluarga menyampaikan bahwa James mengembuskan napas terakhir dengan tenang pada pukul 11:28 pagi waktu New York.

“James meninggal dunia dengan tenang di New York sebagai suami, ayah, sahabat, dan penulis lagu Indonesia yang tercinta,” tulis pihak keluarga dalam keterangan resminya seperti yang dilansir dar laman detikcom, Jumat (8/5/2025).

Sebelum berpulang, musisi yang dikenal sangat produktif ini dikabarkan tengah berjuang melawan penyakit kanker. Masa-masa sulit tersebut dijalani James di Amerika Serikat, di mana sejumlah dokumentasi video sempat merekam momen-momen terakhir perjuangannya melawan penyakit tersebut sebelum akhirnya menyerah pada usia senja.

Kepergian James F. Sundah memicu gelombang rasa duka di kalangan selebritas dan musisi papan atas Indonesia. Diva Indonesia, Ruth Sahanaya, mengungkapkan kesedihannya melalui pesan emosional. “Selamat jalan Kakakku, sahabatku,” tulisnya.

Senada dengan Ruth, vokalis band D’Masiv, Rian, juga turut menyampaikan ucapan duka kepada keluarga yang ditinggalkan. Bagi para musisi muda, James bukan sekadar penulis lagu, melainkan sosok guru yang memberikan kontribusi besar bagi perkembangan musik nasional.

Nama James F. Sundah akan selalu terpatri dalam sejarah musik Indonesia melalui karya monumentalnya, “Lilin-Lilin Kecil”. Lagu yang pertama kali populer di era 70-an ini tetap menjadi lagu wajib lintas generasi yang tak lekang oleh waktu.

Meski usianya telah mendekati kepala tujuh, dedikasi James terhadap seni tidak pernah pudar. Belum lama ini, ia bahkan sempat merilis karya baru yang membuatnya dianugerahi penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai rencana kepulangan jenazah ke Indonesia. Namun yang pasti, Indonesia telah kehilangan salah satu putra terbaiknya yang telah menerangi panggung musik dengan “lilin-lilin” karyanya yang abadi.