SUBANG, TINTAHIJAU.com – Menyemai cabe rawit dari biji merupakan langkah awal yang menentukan keberhasilan budidaya.
Dengan teknik penyemaian yang tepat, bibit akan tumbuh sehat, kuat, dan siap dipindahkan ke media tanam.
Prosesnya sederhana dan bisa dilakukan di rumah dengan perawatan yang telaten.
Berikut langkah-langkah praktis menyemai cabe rawit dari biji sampai siap dipindahkan ke lahan atau pot!
- Pilih Biji Berkualitas
Gunakan biji dari buah cabe rawit yang benar-benar matang (berwarna merah cerah). Ambil bijinya, lalu jemur 1–2 hari hingga kering. - Rendam Biji
Rendam biji dalam air hangat selama 3–6 jam. Pilih biji yang tenggelam karena biasanya lebih baik kualitasnya. - Siapkan Media Semai
Gunakan campuran tanah halus, kompos/pupuk kandang matang, dan sekam bakar (perbandingan 1:1:1). Masukkan ke dalam tray semai, polybag kecil, atau wadah bekas yang diberi lubang drainase. - Tanam Biji
Buat lubang kecil sedalam ±0,5 cm. Masukkan 1–2 biji per lubang, lalu tutup tipis dengan tanah. - Siram Secukupnya
Siram menggunakan semprotan halus agar media tetap lembap, tetapi tidak becek. - Letakkan di Tempat Teduh
Simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Biasanya biji mulai berkecambah dalam 5–10 hari. - Perawatan Bibit
Setelah tumbuh 3–4 helai daun sejati (usia ±3–4 minggu), bibit sudah cukup kuat. Mulai kenalkan sinar matahari pagi secara bertahap. - Pindah Tanam
Bibit siap dipindahkan ke pot atau lahan ketika tinggi sekitar 10–15 cm dan batang terlihat kokoh. Lakukan pemindahan pada sore hari agar tanaman tidak stres.
Dengan perawatan yang baik, cabe rawit akan tumbuh subur dan siap menghasilkan buah yang pedas dan berkualitas.





