SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Memasuki hari ke-20 bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah dan memperbanyak doa. Hari ke-20 juga menandai dimulainya sepuluh malam terakhir Ramadan yang dikenal sebagai waktu penuh kemuliaan dan keberkahan.
Pada hari kedua puluh ini, doa yang dipanjatkan berisi permohonan agar Allah SWT membuka pintu-pintu surga, menutup pintu-pintu neraka, serta memberikan kemampuan untuk membaca dan memahami Al-Qur’an.
Berikut bacaan doa hari ke-20 Ramadan:
اَللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ فِيْهِ أَبْوَابَ الْجِنَانِ وَأَغْلِقْ عَنِّيْ فِيْهِ أَبْوَابَ النِّيرَانِ وَوَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِتِلاَوَةِ الْقُرْآنِ يَا مُنْزِلَ السَّكِيْنَةِ فِيْ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِيْنَ
Latin:
Allâhummaftah lî fîhi abwâbal jinân wa aghliq ‘annî fîhi abwâban nîrân wa waffiqnî fîhi litilâwatil qur’ân yâ munzilas sakînah fî qulûbil mu’minîn.
Artinya:
“Ya Allah, bukakanlah bagiku pada bulan ini pintu-pintu surga dan tutuplah dariku pintu-pintu neraka. Berikanlah aku kemampuan untuk membaca Al-Qur’an, wahai Dzat yang menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang beriman.”
Doa ini mengandung makna mendalam tentang harapan seorang Muslim untuk memperoleh keselamatan di akhirat. Permohonan agar dibukakan pintu surga menjadi simbol harapan atas diterimanya amal ibadah selama Ramadan.
Selain itu, doa ini juga menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an. Ramadan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak tilawah, memahami maknanya, dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, umat Islam juga dianjurkan untuk meningkatkan ibadah seperti salat malam, memperbanyak doa, serta mencari malam Lailatul Qadar yang diyakini memiliki keutamaan lebih baik dari seribu bulan.





