MAJALENGKA, TINTAHIJAU.COM – Pembangunan fasilitas industri di Kertajati International Industrial Estate Majalengka (KIEM) resmi dimulai melalui peletakan batu pertama (groundbreaking), Rabu (1/4/2026).
Kertajati International Industrial Estate Majalengka (KIEM) terus dipacu sebagai kawasan industri strategis di Jawa Barat. Kawasan industri modern berstandar internasional ini memiliki luas sekitar 400 hektare dan dirancang untuk mendorong investasi skala besar sekaligus mempercepat transformasi ekonomi daerah.
Berlokasi di Jalan Raya Kertajati KM 5, KIEM berada di titik yang sangat strategis, berdampingan dengan akses Tol Cipali di sekitar gerbang Tol Kertajati KM 157. Kawasan ini juga hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati serta memiliki konektivitas menuju Pelabuhan Patimban dengan jarak sekitar 80 kilometer.
Dengan keunggulan aksesibilitas tersebut, KIEM menawarkan berbagai fasilitas terintegrasi, mulai dari kavling industri siap bangun, kawasan bisnis, hingga fasilitas penunjang seperti perhotelan. Kawasan ini juga difokuskan untuk mendukung beragam sektor industri, termasuk manufaktur modern dan logistik.
Keberadaan KIEM diproyeksikan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di wilayah Rebana, sekaligus mendorong pergeseran struktur ekonomi dari sektor pertanian menuju industri dan jasa. Selain itu, kawasan ini juga membuka peluang besar dalam penyerapan tenaga kerja lokal melalui program rekrutmen dan kolaborasi dengan tenant industri, termasuk PT Home Well Indonesia.
Sejalan dengan pengembangannya, pembangunan fasilitas industri di KIEM resmi dimulai melalui groundbreaking yang digelar pada Rabu (1/4/2026).
Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyatakan pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kawasan tersebut.
“Pembangunan fasilitas industri di KIEM merupakan langkah strategis dalam meningkatkan daya saing daerah serta mempercepat pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran investasi di KIEM diharapkan memberikan dampak luas, terutama dalam penyerapan tenaga kerja serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Majalengka, lanjutnya, juga berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan dan dukungan infrastruktur guna menarik lebih banyak investor masuk ke kawasan tersebut.
Groundbreaking ini menandai langkah awal penguatan posisi KIEM sebagai salah satu kawasan industri unggulan di Jawa Barat sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Rebana.





