Ragam

Kejar Standar Keamanan Pangan, SPPG Cisalak 01 Latih 36 Relawan Jelang Operasional MBG

×

Kejar Standar Keamanan Pangan, SPPG Cisalak 01 Latih 36 Relawan Jelang Operasional MBG

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Upaya percepatan kesiapan operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat melalui pemenuhan standar keamanan pangan.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cisalak 01 melatih 36 calon relawan dalam pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji sebagai bagian dari tahapan memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Sabtu (14/02/2026).


Secara nasional, seluruh SPPG diwajibkan mengantongi SLHS sebagai prasyarat operasional. Standar ini menjadi indikator utama jaminan mutu, keamanan, serta kelayakan distribusi pangan bagi penerima manfaat MBG. Pelatihan keamanan pangan pun menjadi tahapan krusial untuk memastikan dapur MBG tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memenuhi regulasi kesehatan masyarakat.


Kegiatan yang digelar bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dan UPTD Puskesmas Cisalak tersebut menandai fase akselerasi kesiapan SPPG Cisalak 01 sebelum beroperasi penuh.

Asisten Lapangan SPPG Cisalak 01, Alep Basarudin, menegaskan bahwa pemenuhan standar sejak awal merupakan bentuk tanggung jawab penyelenggara terhadap kualitas layanan gizi.


“Ini merupakan tahapan yang tidak terpisahkan dari proses persiapan dapur sebelum beroperasional nantinya. Kita harus memastikan sejak awal semua telah siap sesuai aturan dan juknis dari BGN, sehingga dapur dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.


Dukungan pemerintah kecamatan juga menguatkan pengawalan implementasi program strategis nasional tersebut. Perwakilan Kecamatan Cisalak, Asep Ojang, menyebut pelatihan keamanan pangan sebagai bagian penting menjaga kualitas pelaksanaan MBG di tingkat lokal.


“Kami sangat mendukung kegiatan pelatihan ini karena MBG merupakan program unggulan Presiden Prabowo. Kecamatan terus berkeliling ke setiap SPPG untuk mengawal agar program berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.


Antusiasme peserta menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya standar higienitas dalam pengolahan makanan. Para relawan menilai pelatihan tidak sekadar formalitas, tetapi memberi pemahaman praktis mulai dari prosedur kebersihan diri hingga teknik pengolahan bahan pangan yang aman.


Pelatihan yang berlangsung selama empat jam di Aula Kantor Kecamatan Cisalak tersebut diharapkan memperkuat kesiapan operasional SPPG Cisalak 01 sekaligus memastikan layanan MBG berjalan dengan standar kesehatan yang terukur, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.