SUBANG, TINTAHIJAU.com – Mudah lupa tidak hanya dialami oleh orang lanjut usia.
Faktanya, banyak remaja dan orang dewasa muda yang mengeluhkan sering lupa meletakkan barang, lupa janji, hingga sulit mengingat informasi yang baru dipelajari.
Dalam banyak kasus, kondisi ini bukan disebabkan oleh penyakit serius, melainkan kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari memengaruhi kemampuan otak dalam menyimpan dan mengingat informasi.
Berikut beberapa kebiasaan yang dapat membuat seseorang lebih mudah lupa di usia muda.
1. Kurang Tidur
Tidur yang tidak cukup membuat otak kesulitan memproses dan menyimpan informasi. Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar 7–9 jam tidur setiap malam.
2. Terlalu Lama Bermain Gadget
Paparan layar yang berlebihan dan kebiasaan berpindah-pindah fokus saat menggunakan media sosial dapat menurunkan konsentrasi dan daya ingat.
3. Jarang Berolahraga
Aktivitas fisik membantu melancarkan aliran darah ke otak. Kurang bergerak dapat berdampak pada fungsi kognitif dalam jangka panjang.
4. Stres Berkepanjangan
Saat stres, tubuh menghasilkan hormon kortisol dalam jumlah tinggi. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat mengganggu kemampuan otak untuk mengingat.
5. Pola Makan Tidak Seimbang
Kurangnya asupan nutrisi seperti omega-3, vitamin B, zat besi, dan antioksidan dapat memengaruhi kesehatan otak.
6. Terlalu Banyak Multitasking
Mengerjakan banyak hal sekaligus membuat otak sulit fokus sehingga informasi tidak tersimpan dengan baik.
Agar daya ingat tetap optimal, biasakan tidur yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, mengelola stres, serta membatasi penggunaan gadget.
Jika keluhan mudah lupa terjadi semakin sering, mengganggu aktivitas sehari-hari, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.





