Ragam

Ngabuburit Sambil Belanja, Warga Subang Padati Supermarket Jelang Buka Puasa

×

Ngabuburit Sambil Belanja, Warga Subang Padati Supermarket Jelang Buka Puasa

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Suasana pusat perbelanjaan di Subang tampak lebih ramai dari biasanya menjelang waktu berbuka puasa. Sejumlah warga memanfaatkan waktu ngabuburit dengan berbelanja kebutuhan rumah tangga sekaligus mencari menu berbuka.

Pantauan di salah satu supermarket di kawasan kota, pengunjung mulai memadati area perbelanjaan sejak pukul 16.30 WIB. Troli-troli belanja terlihat penuh dengan kebutuhan pokok seperti minyak goreng, gula, tepung, telur, hingga aneka minuman dan takjil.

Salah seorang pengunjung, Rina (27), mengaku sengaja datang ke mall pada sore hari agar bisa sekalian menunggu waktu berbuka

“Kalau sore sekalian ngabuburit. Habis belanja bisa langsung cari makanan buat buka puasa. Lebih efisien waktunya,” ujarnya.

Menurutnya, selama Ramadan kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat, terutama untuk bahan makanan sahur dan berbuka. Ia pun mengaku lebih selektif dalam berbelanja dan memanfaatkan promo yang ditawarkan.

Hal senada disampaikan Dina (25), yang datang bersama dua rekannya. Ia mengatakan, ngabuburit di mall terasa lebih nyaman karena tidak terlalu panas dan bisa sekalian melihat promo Ramadan.
“Biasanya kami buat daftar dulu supaya tidak belanja berlebihan. Soalnya kalau lagi lapar suka kalap,” katanya sambil tersenyum.

Sementara itu, salah satu karyawan supermarket menyebutkan, terjadi peningkatan jumlah pengunjung selama pekan pertama Ramadan, khususnya pada sore hari menjelang magrib.

“Kalau Ramadan, jam ramai itu biasanya habis asar sampai sebelum buka. Banyak yang belanja kebutuhan pokok sekaligus cari takjil,” ungkapnya.

Selain berbelanja, sebagian warga juga memanfaatkan waktu untuk sekadar berjalan-jalan atau berburu menu berbuka di area food court. Aktivitas ini menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk mengisi waktu menjelang azan magrib.

Fenomena ngabuburit sambil berbelanja ini menunjukkan perubahan pola konsumsi masyarakat selama Ramadan, di mana pusat perbelanjaan tak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang berkumpul dan bersantai bersama keluarga maupun teman.