SUBANG, TINTAHIJAU.com – Kulit bruntusan ditandai dengan munculnya bintik-bintik kecil di permukaan kulit yang terasa kasar saat diraba.
Meski tidak selalu meradang seperti jerawat, kondisi ini bisa mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri.
Supaya bisa mengatasinya dengan tepat, kenali dulu beberapa penyebab kulit bruntusan berikut ini.
- Penumpukan Sel Kulit Mati
Sel kulit mati yang tidak terangkat sempurna bisa menyumbat pori-pori. Akibatnya, muncul bintik-bintik kecil di wajah, terutama di area dahi dan pipi. - Pori-Pori Tersumbat
Sisa makeup, kotoran, dan minyak berlebih yang tidak dibersihkan dengan maksimal dapat memicu bruntusan. Double cleansing sering dianjurkan untuk mencegah kondisi ini. - Produksi Minyak Berlebih
Kulit yang terlalu berminyak lebih rentan mengalami penyumbatan pori. Jika tidak diimbangi dengan perawatan yang tepat, bruntusan bisa semakin banyak. - Ketidakcocokan Produk Skincare
Menggunakan produk yang tidak sesuai jenis kulit atau terlalu berat bisa memicu reaksi berupa bruntusan. Terutama jika mengandung bahan yang menyumbat pori (comedogenic). - Perubahan Hormon
Fluktuasi hormon, misalnya saat menstruasi atau stres, juga dapat memengaruhi kondisi kulit dan memicu munculnya bruntusan. - Jarang Membersihkan Wajah
Kebiasaan tidur tanpa membersihkan wajah atau terlalu sering menyentuh wajah dengan tangan kotor bisa memperparah kondisi kulit.
Tips Mencegah Kulit Bruntusan
- Bersihkan wajah secara rutin, terutama setelah beraktivitas
- Gunakan produk sesuai jenis kulit
- Lakukan eksfoliasi secara teratur (1–2 kali seminggu)
- Hindari menyentuh wajah terlalu sering
- Jaga pola makan dan cukup minum air putih.
Kulit bruntusan memang umum terjadi, tapi dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kondisi ini bisa diatasi.
Kuncinya adalah memahami penyebabnya dan memilih langkah perawatan yang sesuai.





