Majalengka, TINTAHIJAU.COM – Kampung Zakat Bariklana di Blok Jatiraga Timur, Desa Kadipaten, resmi diluncurkan, Senin (18/5/2026), sebagai upaya memperkuat pemberdayaan sosial berbasis zakat di tingkat lokal.
Peluncuran program yang digagas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka ini tak hanya menjadi seremoni, tetapi juga langsung diikuti aksi nyata berupa penyaluran zakat mal senilai Rp25 juta serta santunan bagi 40 anak yatim piatu dan kaum jompo.
Ketua BAZNAS Majalengka, H Agus Asri Sabana, menegaskan Kampung Zakat diharapkan menjadi model pengelolaan zakat yang lebih produktif dan berdampak luas bagi masyarakat.
Menurutnya, pendekatan kampung zakat menjadi strategi untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi warga.
“Ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tapi bagaimana zakat bisa dikelola secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Agus.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi antara pengelola, pemerintah setempat, dan para donatur atau muzakki.
Salah satu bentuk kolaborasi itu terlihat dari kontribusi donatur utama, H Doni Santoso, yang menyerahkan zakat mal sebesar Rp25 juta. Ia berharap program ini dapat terus berkembang dan memberi manfaat jangka panjang. “Harapannya zakat ini bisa menjadi pemicu kebaikan yang berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Doni.
Sementara itu, Ketua Pengelola Kampung Zakat Bariklana, H Dedi Kusnadi, menyebut kehadiran program ini menjadi harapan baru bagi warga, khususnya dalam memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Peluncuran Kampung Zakat Bariklana pun disambut antusias masyarakat setempat. Selain menerima bantuan, warga berharap program ini dapat menghadirkan berbagai kegiatan pemberdayaan ekonomi dan sosial secara berkelanjutan di wilayah tersebut.





