Teknologi

DJI Osmo Mobile 8P, Revolusi Gimbal AI yang Bikin Konten HP Serasa Film Profesional

×

DJI Osmo Mobile 8P, Revolusi Gimbal AI yang Bikin Konten HP Serasa Film Profesional

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, TINTAHIJAU.com – DJI kembali menggebrak pasar aksesori fotografi dan videografi di Indonesia dengan meluncurkan lini terbaru mereka, DJI Osmo Mobile 8P. Bukan sekadar alat penyeimbang (gimbal) biasa, perangkat ini hadir sebagai asisten produksi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mempersempit jarak antara rekaman amatir dengan hasil karya profesional.

Setelah mencobanya, berikut adalah ulasan lengkap mengenai spesifikasi, fitur unggulan, hingga harganya di pasar Indonesia.

Secara fisik, DJI Osmo Mobile 8P tetap mempertahankan portabilitasnya dengan berat hanya 386 gram. Meski ringan, build quality-nya terasa sangat kokoh. Salah satu peningkatan fisik yang paling terasa adalah desain tripod yang kini memiliki kaki lebih lebar, memberikan stabilitas ekstra saat diletakkan di permukaan yang tidak rata.

Untuk urusan teknis, DJI menyematkan sistem stabilisasi 3-sumbu (3-axis) generasi ke-8. Hasilnya? Goncangan saat berlari atau berjalan cepat nyaris tidak terasa. Menariknya lagi, gimbal ini mendukung fitur Infinite Spin 360 derajat secara horizontal, memungkinkan Anda mengambil gambar berputar ala film Inception tanpa batas.

Dua fitur yang menjadi bintang utama pada seri 8P ini adalah:

Osmo FrameTap (Remote Control Berlayar): Ini adalah inovasi paling mencolok. DJI menyertakan remote control yang bisa dilepas-pasang. Remote ini memiliki layar kecil yang mereplikasi tampilan layar smartphone. Jadi, saat Anda ingin mengambil swafoto atau sudut sulit (low-angle), Anda bisa mengatur komposisi dari jarak jauh tanpa harus menyentuh ponsel.

ActiveTrack 8.0 & Apple DockKit: Teknologi pelacakan objeknya kini jauh lebih cerdas. Objek tetap terkunci meski berada di kerumunan yang kompleks. Kabar gembira bagi pengguna iPhone, integrasi Apple DockKit memungkinkan pelacakan subjek bekerja langsung di aplikasi kamera bawaan iOS, tanpa wajib membuka aplikasi DJI Mimo.

Jika Anda memilih varian yang menyertakan Modul Multifungsi 2, Anda akan mendapatkan lampu pengisi (fill light) dengan delapan tingkat kecerahan yang suhu warnanya bisa diatur. Tidak hanya itu, modul ini memperluas kemampuan AI gimbal untuk melacak objek mati seperti mobil atau bangunan (landmark), bukan hanya manusia dan hewan.

Untuk penggunaan lapangan, baterai 10 jam sudah lebih dari cukup untuk sesi syuting seharian. Jika baterai smartphone Anda habis di tengah jalan, port USB-C pada Osmo Mobile 8P bisa difungsikan sebagai power bank darurat untuk mengisi daya ponsel Anda.

DJI Osmo Mobile 8P bukan lagi sekadar tongkat penyeimbang, melainkan ekosistem produksi konten yang lengkap. Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle, menyebutkan bahwa produk ini adalah solusi bagi kreator pemula maupun profesional untuk berekspresi lebih presisi.

Di Indonesia, DJI menawarkan tiga paket pilihan:

Standard Combo (Rp2.038.000): Paket dasar yang sudah termasuk remote Osmo FrameTap.

Advanced Tracking Combo (Rp2.490.000): Menambahkan Modul Multifungsi 2 untuk pencahayaan dan pelacakan objek lebih luas.

Creator Combo (Rp3.119.000): Paket “tempur” lengkap dengan tambahan DJI Mic Mini 2 untuk kualitas audio kelas atas.

Kelebihan:

  • Stabilisasi generasi ke-8 yang sangat mulus.
  • Remote FrameTap memudahkan pengaturan jarak jauh.
  • Dukungan Apple DockKit bagi pengguna iPhone.
  • Bisa jadi power bank untuk HP.

Kekurangan:

Fitur Apple DockKit tidak tersedia untuk pengguna Android (harus menggunakan aplikasi DJI Mimo).

Bagi Anda yang serius ingin meningkatkan kualitas konten media sosial, Live Streaming, atau dokumentasi perjalanan, DJI Osmo Mobile 8P adalah investasi terbaik di kelas harga Rp2 jutaan saat ini.