Megapolitan

BPS Catat Kinerja Ekonomi Jabar Menguat Sepanjang 2025

×

BPS Catat Kinerja Ekonomi Jabar Menguat Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, TINTAHIJAU.com — Kinerja perekonomian Jawa Barat menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi provinsi ini mengalami peningkatan signifikan, disertai penurunan angka kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan pendapatan.

Secara tahunan, ekonomi Jawa Barat tumbuh sebesar 5,32 persen, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 4,95 persen. Pertumbuhan bahkan melonjak pada kuartal IV 2025 dengan mencatatkan angka 5,85 persen, melampaui capaian periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Tak hanya dari sisi pertumbuhan, BPS juga melaporkan penurunan tingkat kemiskinan di Jawa Barat. Persentase penduduk miskin tercatat sebesar 6,78 persen, turun 0,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang masih berada di angka 7,08 persen.

Dari sektor ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Barat tercatat sebesar 6,66 persen. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,09 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 6,75 persen. Sementara itu, tingkat ketimpangan pendapatan yang tercermin dalam Indeks Gini pada 2025 berada di angka 0,39, atau turun 0,03 poin dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 0,42.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, mulai dari tingkat paling bawah hingga jajaran pemerintahan dan aparat.

“Ucapan terima kasih ke semua stakeholder mulai dari RT RW, jajaran TNI Polri, bupati wali kota yang punya satu misi dalam membangun Jabar,” ujarnya seperti yang dilandir di laman Pikiran-Rakyat, dikutip Senin (09/2/2026).

Meski demikian, Dedi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan. Menurutnya, peningkatan ekonomi harus berdampak langsung pada perbaikan kondisi hidup masyarakat.

“Pertumbuhan ini harus sejalan dengan perbaikan kesejahteraan. Karena itu, pemerintah daerah tetap fokus pada pengurangan kemiskinan dan pengangguran,” tuturnya.

Ia memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus berupaya menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan nasional dan global. Penguatan berbagai sektor, seperti industri, pertanian, dan ekonomi lokal, akan terus didorong agar pembangunan tidak bergantung pada satu sektor tertentu.

“Pemerintah daerah akan terus mendorong penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi masyarakat agar penurunan kemiskinan dan ketimpangan dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya.

Sumber: Pikiran-Rakyat