SUBANG, TINTAHIJAU.com — Menjelang keberangkatan jemaah haji tahun 2026, KBIHU Sutaatmadja menggelar bimbingan manasik (Bimsik) terakhir sekaligus acara munggahan dan menyabut bulan suci Ramadan sebagai bentuk syukur dan persiapan spiritual para jemaah. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri para pengurus, jemaah, serta pejabat daerah.
Acara yang diadakan di selasar GOR Thair Kampus STIE Sutaatmadja pada Minggu (15/2/2026) itu dibuka oleh Ketua KBIHU Sutaatmadja, H. Dedy Tardiyo S.Ag., MAP, CAH, yang memimpin doa dan memberikan sambutan.
“Ini merupakan bimbingan manasik terakhir yang dimaksudkan untuk menambah pemahaman materi terkait kebutuhan jemaah secara mutlak,” ungkapnya dalam sambutan.
Materi manasik disampaikan oleh Wakil Ketua KBIHU Sutaatmadja, H. Egy Milmayadi, S.P., M.M., yang menjelaskan berbagai aspek teknis selama berada di Mekkah, mulai dari: Akomodasi hotel, Transportasi dan katering, Pengelolaan koper jemaah, Jaringan komunikasi di Tanah Suci dan penjelasa dari kegunaan kartu Nusuk sebagai identitas resmi jemaah.
Kegiatan ini juga menjadi ajang penguatan tugas bagi Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu).
Tahun ini, KBIHU Sutaatmadja memberangkatkan 67 jemaah. Namun jumlah tersebut bertambah karena bergabung dengan jemaah dari beberapa KBIHU lain, seperti; Al-Muktazam, As-Salafiyah, Attawazun, Kiblatain.
Secara keseluruhan, total jemaah menjadi 190 orang yang terdaftar dalam Kloter 34, dengan rencana keberangkatan pada 16 Mei 2026. Mereka akan berada di Tanah Suci selama sekitar 42 hari dan dijadwalkan pulang ke Indonesia pada 25 Juni 2026.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupat Subang Agus Masykur Rosyadi S.Si., M.M., yang secara langsung memberikan dukungan dan pesan kepada para jemaah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan doa dan harapan:
“Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kesehatan untuk jemaah KBIHU Sutaatmadja, diberi kelancaran dalam menjalankan ibadah haji di Tanah Suci nanti. Dan saya secara pribadi juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan, terima kasih,” ujarnya.
Acara ditutup dengan makan bersama serta sesi foto sebagai momen kebersamaan sebelum para jemaah berangkat menuju Tanah Suci.





