CIMAHI, TINTAHIJAU.com – Suasana di ruas Jalan Aruman, yang menjadi batas wilayah antara Kota Cimahi dan Kota Bandung, mendadak semarak pada Jumat (13/3/2026). Kehadiran sejumlah tokoh pahlawan super populer seperti Batman, Spiderman, hingga Captain America menyita perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.
Meski mengenakan kostum lengkap layaknya pahlawan dalam komik dan film layar lebar, kehadiran mereka kali ini bukan untuk menumpas kejahatan. Sebaliknya, mereka tengah menjalankan misi kemanusiaan yang menyasar para pengendara di jalanan.
Empat pria yang tergabung dalam komunitas badut Cimahi ini sengaja turun ke jalan untuk membagikan paket menu berbuka puasa atau takjil. Lokasi di Jalan Aruman (kini bernama Jalan Dann Sughanda) dipilih karena arus lalu lintasnya yang relatif tenang, sehingga memudahkan mereka berinteraksi dengan pengendara.
Perwakilan komunitas badut Cimahi, Hendayana, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan agenda tetap organisasi mereka sepanjang bulan suci.
“Jadi hari ini kita kembali bagi-bagi takjil. Jadi ini kegiatan rutin kami selama bulan Ramadan, seminggu sekali bagi-bagi takjil buat pengendara yang menjelang waktu berbuka masih di jalan,” ujar Hendayana di lokasi aksi, Jumat (13/3/2026).
Sebanyak lebih dari seratus paket kolak yang dikemas dalam dus disiapkan untuk dibagikan. Setiap kali ada pengendara yang lewat, para “superhero” ini dengan ramah menyodorkan bingkisan tersebut. Hendayana menekankan bahwa nilai dari kegiatan ini bukan pada kemewahan menunya, melainkan pada semangat kebersamaan.
“Kita ingin berbagi kebaikan dan bulan yang baik ini. Ada 100 lebih paket takjil yang kita siapkan, jadi bukan soal menunya tapi bagaimana kami ingin berbagi dengan sesama,” tuturnya.
Keberadaan sosok-sosok ikonik ini tak pelak menjadi oase hiburan bagi warga yang sedang dalam perjalanan pulang usai bekerja. Banyak pengendara, terutama anak-anak, yang antusias menyapa bahkan meminta foto bersama.
“Ya kami juga memberikan hiburan, terlibat dari antusias pengendara yang menyapa kami, anak-anak banyak yang mau berfoto. Bukti bahwa masyarakat memang butuh hiburan meskipun sederhana,” tambah Hendayana.
Kegiatan sosial semacam ini bukanlah hal baru bagi komunitas badut Cimahi. Selain rutin berderma di bulan Ramadan, kelompok ini juga aktif dalam berbagai aksi kemanusiaan lainnya, termasuk memberikan layanan pemulihan trauma (trauma healing) bagi anak-anak korban bencana alam.
“Ya kita sering terjun untuk aksi sosial, ikut terlibat dalam trauma healing seperti ketika ada bencana. Karena kami memang suka menghibur anak-anak,” pungkas Hendayana.




