Majalengka, TINTAHIJAU.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan akan menindak tegas oknum anggota Brimob yang diduga melakukan kekerasan hingga menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia di Maluku.
Pernyataan tersebut disampaikan Listyo Sigit di tengah kegiatan Puncak Milad ke-108 Persatuan Umat Islam di Ponpes Mufidah Santi Asromo, Senin (23/02/2026).
“Saya kira saya sudah memerintahkan kepada Kapolda, Kabid Propam, ambil tindakan tegas, proses tuntas, beri rasa keadilan bagi keluarga korban,” ujar Kapolri.
Ia juga memastikan proses pemeriksaan dan penyidikan akan dilakukan secara transparan serta terbuka kepada publik.
“Dan saya minta informasinya, prosesnya transparan. Secara teknis Pak Kabid Humas nanti akan sampaikan,” tegasnya.
Saat ini, proses pemeriksaan terhadap terduga oknum anggota Brimob masih berlangsung. Kapolri menegaskan, apabila terbukti bersalah, pelaku akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.
Diketahui sebelumnya, seorang pelajar MTs bernama Arianto Tawakal (14) tewas diduga akibat dipukul menggunakan helm oleh oknum anggota Brimob di kawasan RSUD Maren, Kota Tual, Maluku, Kamis (19/2/2026) pagi. Selain korban meninggal, kakaknya juga mengalami kekerasan hingga menderita patah tulang.
Kasus tersebut kini menjadi perhatian publik dan ditangani secara intensif oleh jajaran kepolisian setempat.





