Majalengka, TINTAHIJAU.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa peredaran narkoba dan judi online (judol) masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Ia menyebut situasi saat ini bisa dikategorikan dalam kondisi darurat.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Milad ke-108 Persatuan Umat Islam di Ponpes Mufidah Santi Asromo, Majalengka, Senin (23/02/2026).
“Di satu sisi Indonesia juga saat ini menghadapi situasi yang menurut saya bisa dikatakan darurat. Kenapa? Kita masih menghadapi tantangan besar terkait masalah narkoba dan judi online,” ujar Kapolri.
Menurutnya, angka prevalensi pengguna narkoba di Indonesia masih sangat tinggi, yakni berkisar 4,1 hingga 4,15 juta orang dengan rentang usia 15 sampai 64 tahun.
“Kalau kita lihat prevalensi pengguna narkoba angkanya masih sangat besar, 4,1 sampai 4,15 juta. Dan usianya dari mulai 15 sampai 64 tahun,” katanya.
Kapolri mengingatkan bahwa peredaran narkoba tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga telah merambah ke desa-desa hingga wilayah yang selama ini dianggap aman.
“Tolong ini menjadi perhatian kita semua karena ini tidak hanya terjadi di kota-kota, mungkin juga masuk di desa-desa, mungkin masuk di kebun-kebun, mungkin masuk di tempat-tempat yang kita kadang tidak menduga bahwa itu bisa diedarkan. Namun itu terjadi,” tegasnya.
Ia juga mengakui adanya anggota kepolisian yang terlibat dalam kasus narkoba. Karena itu, Kapolri menegaskan tidak akan ragu memberikan sanksi tegas hingga pemecatan terhadap anggota yang terbukti terlibat.
“Saya akui bahwa anggota saya banyak yang terkena, jadi anggota saja bisa kena apalagi masyarakat. Makanya saya juga sudah umumkan kepada seluruh jajaran terhadap anggota yang terlibat, jangan ragu-ragu untuk dipecat dan diberikan hukuman seberat-beratnya,” ujarnya.
Menurutnya, aparat penegak hukum yang terlibat dalam tindak pidana justru akan merusak kepercayaan publik dan melemahkan upaya pemberantasan kejahatan.
“Karena bagi kami kalau polisinya, penegak hukumnya ikut terlibat bagaimana dia bisa mengamankan masyarakatnya,” katanya.
Kapolri juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan oknum anggota yang terlibat dalam praktik narkoba maupun judi online.
“Oleh karena itu masyarakat yang melihat juga jangan ragu-ragu, laporkan, kalau ada oknum anggota yang terlibat, dan kita pasti tindak tegas,” tandasnya.





