CIANJUR, TINTAHIJAU.com — Satu keluarga di Jalan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Sawah Gede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, mengalami luka bakar akibat ledakan tabung elpiji 3 kilogram yang diduga bocor pada Senin (23/2/2026) sore. Dari empat korban, satu orang dilaporkan mengalami luka bakar hingga 100 persen dan harus dirujuk ke Bandung untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga sekitar awalnya dikejutkan suara ledakan keras dari sebuah rumah di Gang Bakti 4 sekitar pukul 16.30 WIB.
“Sekitar jam 16.30 WIB, ada suara ledakan. Saya dengan warga langsung datang ke rumah tersebut. Dari dalam rumah Saudah terdengar suara histeris dan minta tolong,” ujar Adel (28), warga setempat seperi dilansir dari laman detikJabar,com.
Saat hendak memberikan pertolongan, warga mendapati api masih berkobar di dalam rumah. Mereka kemudian berupaya memadamkan api terlebih dahulu sebelum mengevakuasi para korban.
“Setelah api padam, korban langsung dibawa ke rumah sakit,” kata Adel.
Komandan Regu Damkar Cianjur, Iman Maulani, menjelaskan bahwa tim pemadam kebakaran segera diterjunkan begitu menerima laporan terkait ledakan gas tersebut. Petugas bersama warga berusaha mencegah api meluas ke bagian lain bangunan maupun rumah sekitar, sekaligus mengevakuasi empat korban dari lokasi kejadian.
“Petugas bersama warga berusaha padamkan api agar tidak membesar dan merembet, serta mengevaluasi korban yang berjumlah empat orang,” ucap Imam.
Dari hasil keterangan sementara, peristiwa itu terjadi ketika korban tengah memasak untuk berbuka puasa. Namun, tabung gas yang digunakan diduga mengalami kebocoran sehingga memicu ledakan saat api sedang menyala di dapur.
“Diduga akibat gas elpiji bocor. Kebetulan api berasal dari dapur, kemungkinan saat gas sedang menyala,” katanya.
Keempat korban kemudian dilarikan ke RSUD Sayang Cianjur guna mendapatkan perawatan medis. Menurut Iman, seluruh korban sempat menjalani penanganan di rumah sakit tersebut.
“Iya, semuanya dirawat di RSUD Sayang. Yang paling parah itu ibu-ibu yang sedang duduk di kursi,” tuturnya.
Sementara itu, Humas RSUD Sayang Cianjur, Raya Sandi, menyampaikan bahwa dua korban telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik. Sedangkan dua lainnya masih membutuhkan perawatan intensif akibat luka bakar serius.
“Untuk pasien Yayat dan Arom sudah pulang. Sedangkan pasien atas nama Enak Hasanah dirawat karena luka bakar 27 persen. Terparah atas nama Rumanah usia 64 tahun mengalami luka bakar 100 persen, sekarang dirujuk ke RSHS Bandung,” pungkas Imam.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung dan selang gas guna mencegah kebocoran yang berpotensi memicu kebakaran maupun ledakan.





