Pemerintahan

Jaga Stabilitas Ekonomi, Tarif Listrik Awal Maret 2026 Tetap

×

Jaga Stabilitas Ekonomi, Tarif Listrik Awal Maret 2026 Tetap

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Tarif listrik yang diberlakukan oleh PT PLN (Persero) dipastikan tidak mengalami perubahan pada periode 1 hingga 8 Maret 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari keputusan pemerintah yang menetapkan tarif tenaga listrik triwulan I (Januari–Maret) 2026 sama dengan tarif pada triwulan IV (Oktober–Desember) 2025.

Pengumuman tersebut telah disampaikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada 31 Desember 2025 lalu.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengungkapkan bahwa secara perhitungan formula berdasarkan parameter ekonomi makro, sebenarnya terdapat peluang terjadinya penyesuaian tarif.

Parameter yang menjadi dasar perhitungan meliputi nilai tukar rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), tingkat inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA). Ketentuan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero).

“Berdasarkan perhitungan parameter tersebut, secara formula tarif tenaga listrik berpotensi mengalami perubahan. Namun, untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik triwulan I tahun 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan,” ujar Tri Winarno.

Keputusan ini diambil sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memberikan kepastian bagi pelanggan di tengah dinamika harga energi global.

Rincian Tarif Listrik 1–8 Maret 2026

Berikut daftar tarif listrik yang berlaku bagi seluruh golongan pelanggan:

Rumah Tangga

  • R-1/TR 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh
  • R-1/TR 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • R-1/TR 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • R-2/TR 3.500–5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
  • R-3/TR, TM di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh

Subsidi Rumah Tangga

  • R-1/TR 450 VA: Rp 415 per kWh
  • R-1/TR 900 VA: Rp 605 per kWh

Bisnis

  • B-2/TR 6.600 VA–200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh
  • B-3/TM, TT di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh

Industri

  • I-3/TM di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
  • I-4/TT di atas 30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh

Fasilitas Pemerintah dan Penerangan Jalan Umum

  • P-1/TR 6.600 VA–200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh
  • P-2/TM di atas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh
  • P-3/TR penerangan jalan umum: Rp 1.699,53 per kWh
  • L/TR, TM, TT berbagai tegangan: Rp 1.644,52 per kWh

Pelayanan Sosial

  • S-1/TR 450 VA: Rp 325 per kWh
  • S-1/TR 900 VA: Rp 455 per kWh
  • S-1/TR 1.300 VA: Rp 708 per kWh
  • S-1/TR 2.200 VA: Rp 760 per kWh
  • S-1/TR 3.500 VA–200 kVA: Rp 900 per kWh
  • S-2/TM di atas 200 kVA: Rp 925 per kWh

Dengan tidak adanya perubahan tarif pada awal Maret 2026, pelanggan PLN dari berbagai sektor diharapkan dapat merencanakan pengeluaran listrik secara lebih pasti tanpa tambahan beban biaya.