BEKASI, TINTAHIJAU.com – Kepergian Abdul Hamid, atau yang akrab disapa Bedul, meninggalkan duka mendalam sekaligus tanda tanya besar bagi warga Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Bekasi. Karyawan lepas di kios ayam geprek tersebut ditemukan tak bernyawa di dalam mesin pendingin (freezer) pada Sabtu (28/3/2026).
Di mata para tetangga dan sesama pedagang, Bedul dikenal sebagai pribadi yang memiliki jiwa sosial tinggi. Ia dianggap sebagai sosok yang ringan tangan dan mudah membaur dengan lingkungan sekitar.
Sosok Ramah yang Gemar Menolong
Ali, salah seorang pedagang yang berjualan di area tersebut, mengenang almarhum sebagai pribadi yang hangat. Menurutnya, Bedul sering meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya.
“Orangnya baik, sering mengobrol sama warga dan pedagang lain di sini,” kata Ali, seperti dikutip dari laman ANTARA.
Ali mengaku terkejut saat mengetahui rekan sesama pedagangnya itu ditemukan dalam kondisi membeku. Ia baru menyadari ada peristiwa tragis tersebut setelah pihak kepolisian mendatangi lokasi kejadian pada siang hari.
“Saya baru tahu saat sudah ramai sekitar jam 1 siang kemarin. Polisi membawa jenazah korban dengan kantung mayat,” tambah Ali.
Kesaksian Terakhir Waktu Malam Takbiran
Kesaksian lain datang dari Elin (42), seorang warga setempat yang mengaku masih sempat berpapasan dengan korban beberapa hari sebelum jasadnya ditemukan. Elin menyebutkan bahwa Bedul masih terlihat beraktivitas seperti biasa di depan tempat kerjanya saat suasana Lebaran dimulai.
“Terakhir lihat malam takbiran, masih di depan kios,” ujar Elin.
Penyebab Kematian Masih Misteri
Meski jasad Bedul telah ditemukan, penyebab pasti kematian pria yang dikenal ramah ini masih menjadi teka-teki. Pihak kepolisian saat ini tengah menunggu hasil pemeriksaan medis untuk menentukan apakah ada unsur tindak pidana atau penyebab lainnya.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani proses autopsi. Sementara itu, garis polisi masih terpasang di kios ayam geprek guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.





