Ragam

Waspadai Kehamilan Ektopik, Kenali Gejala Sejak Dini

×

Waspadai Kehamilan Ektopik, Kenali Gejala Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Kehamilan ektopik adalah kondisi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel dan tumbuh di luar rahim, paling sering di tuba falopi.

Kondisi ini tidak bisa berkembang menjadi kehamilan normal dan perlu segera ditangani karena dapat membahayakan kesehatan ibu.

Kehamilan ektopik sering kali sulit dikenali di awal karena gejalanya mirip dengan kehamilan biasa.

Berikut beberapa gejala kehamilan ektopik yang perlu diwaspadai sejak dini:

1. Telat haid
Seperti kehamilan pada umumnya, kehamilan ektopik juga sering diawali dengan telat haid. Karena itu, banyak wanita tidak menyadari ada masalah pada awal kehamilan.

2. Perdarahan dari vagina
Salah satu tanda yang cukup sering muncul adalah flek atau perdarahan ringan dari vagina. Sekilas gejala ini bisa mirip dengan menstruasi, padahal bisa menjadi tanda kehamilan tidak berkembang normal.

3. Nyeri perut bagian bawah
Kehamilan ektopik sering menimbulkan nyeri di perut bawah atau panggul. Rasa nyeri bisa terasa ringan hingga tajam, bahkan sering hanya muncul di satu sisi.

4. Pusing dan tubuh terasa lemas
Jika terjadi perdarahan di dalam tubuh, ibu bisa merasa pusing, lemas, atau seperti ingin pingsan. Gejala ini tidak boleh diabaikan karena bisa menandakan kondisi mulai berbahaya.

5. Nyeri bahu
Nyeri bahu yang muncul tiba-tiba juga bisa menjadi tanda kehamilan ektopik, terutama bila disertai nyeri perut dan perdarahan. Kondisi ini bisa terjadi akibat perdarahan di dalam rongga perut yang mulai mengiritasi saraf.

6. Nyeri hebat mendadak
Bila kehamilan ektopik menyebabkan tuba falopi pecah, nyeri perut bisa muncul sangat hebat dan mendadak. Ini adalah kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan medis segera.

Kehamilan ektopik tidak boleh dianggap sepele karena bisa menyebabkan perdarahan serius.

Jika mengalami telat haid disertai flek, nyeri perut sebelah, atau pusing setelah hasil test pack positif, segera periksakan diri ke dokter.

Deteksi dini sangat penting agar kehamilan ektopik bisa ditangani lebih cepat dan risiko komplikasi dapat dicegah.