Ragam

Cegah Risiko Lebih Besar, Yuk Deteksi Preeklamsia Sedini Mungkin!

×

Cegah Risiko Lebih Besar, Yuk Deteksi Preeklamsia Sedini Mungkin!

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Kehamilan memang jadi momen membahagiakan, tapi ibu hamil juga perlu waspada terhadap berbagai komplikasi yang bisa muncul, salah satunya preeklamsia.

Kondisi ini sering ditandai dengan tekanan darah tinggi saat hamil dan bisa membahayakan ibu maupun janin jika tidak ditangani sejak awal.

Sayangnya, banyak bumil yang tidak menyadari gejalanya. Padahal, deteksi dini bisa membantu mencegah risiko yang lebih serius.

Kenali Tanda-Tandanya
Beberapa gejala preeklamsia yang perlu diwaspadai antara lain:
– Tekanan darah meningkat

– Sakit kepala hebat

– Pembengkakan pada tangan dan wajah

– Penglihatan kabur

– Nyeri di bagian ulu hati

– Berat badan naik drastis dalam waktu singkat.

Jika mengalami tanda-tanda tersebut, segera periksakan diri ke dokter atau bidan.

Siapa yang Lebih Berisiko?
Preeklamsia bisa dialami siapa saja, tetapi risikonya lebih tinggi pada:
– Ibu hamil pertama

– Kehamilan di atas usia 35 tahun

– Memiliki riwayat hipertensi

– Mengandung bayi kembar

– Obesitas
Karena itu, pemeriksaan kehamilan secara rutin sangat penting dilakukan.

Cara Mencegah Preeklamsia
Meski tidak selalu bisa dicegah sepenuhnya, risiko preeklamsia dapat dikurangi dengan:
– Menjaga pola makan sehat

– Mengontrol berat badan

– Istirahat cukup

– Mengurangi stres

– Rutin kontrol kehamilan.

Ibu hamil juga disarankan untuk tidak mengabaikan perubahan kondisi tubuh sekecil apa pun.

Kehamilan sehat dimulai dari kepedulian terhadap kondisi diri sendiri. Jadi, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan sejak dini agar ibu dan bayi tetap aman sampai persalinan nanti.