Megapolitan

‎Zakat Profesi Pegawai Kejari Kembali ke Umat, BAZNAS Bantu Rampungkan Masjid Atta’awun‎

×

‎Zakat Profesi Pegawai Kejari Kembali ke Umat, BAZNAS Bantu Rampungkan Masjid Atta’awun‎

Sebarkan artikel ini

Majalengka, TINTAHIJAU.COM – Aliran zakat profesi dari pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan stimulan untuk penyelesaian pembangunan Masjid Atta’awun di lingkungan Kejari Majalengka, Kamis (7/5/2026).‎

Bantuan tersebut menjadi bagian dari siklus pengelolaan zakat, di mana dana yang dihimpun dari aparatur negara disalurkan kembali dalam bentuk kemaslahatan, termasuk pembangunan sarana ibadah.‎

Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengatakan kontribusi ini tidak hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga bentuk apresiasi atas kedisiplinan pegawai Kejari dalam menunaikan zakat profesi.

‎“Zakat yang ditunaikan secara rutin ini kami kembalikan dalam bentuk program yang berdampak langsung, salah satunya membantu penyelesaian Masjid Atta’awun,” ujarnya.

‎Ia menegaskan, penguatan ekosistem zakat tidak lepas dari kepercayaan para muzakki, termasuk dari kalangan institusi pemerintah.‎

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka, Sukma Djaya Negara, menyambut baik bantuan tersebut. Ia menilai kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa zakat mampu menghadirkan manfaat konkret.‎

“Ini bukan hanya bantuan pembangunan, tetapi juga bukti bahwa zakat yang dikelola dengan baik benar-benar kembali untuk kepentingan umat,” katanya.

‎Menurutnya, pembangunan Masjid Atta’awun yang tengah memasuki tahap akhir diharapkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ibadah serta pembinaan spiritual di lingkungan Kejari.‎

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di area pembangunan masjid, disaksikan jajaran BAZNAS dan Kejari Majalengka.‎

Sinergi antara lembaga zakat dan institusi penegak hukum ini diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan zakat yang produktif, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.