SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Anggota DPRD Jawa Barat, Encep Sugiana, mengajak para lulusan SMA dan SMK untuk tidak larut dalam euforia kelulusan yang berlebihan.
Menurutnya, momentum kelulusan seharusnya diisi dengan rasa syukur, memperkuat solidaritas, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
“Buat adik-adik yang baru saja lulus dari SMA maupun SMK, saya mengucapkan selamat atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan menengah. Syukuri ini sebagai nikmat dan karunia dari Allah SWT,” ujar dr Encep.
Ia berharap rasa syukur tersebut menjadi jalan bagi para lulusan untuk meraih jenjang pendidikan yang lebih tinggi, bahkan hingga tingkat doktoral.
“Kita berharap generasi penerus ke depan benar-benar memiliki kemampuan intelektual yang memadai melalui proses pendidikan yang berjenjang, mulai dari S1 hingga S3,” katanya.
Menurut dr Encep, setelah lulus SMA maupun SMK, para siswa akan menghadapi tantangan yang jauh lebih besar, baik bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun yang akan masuk ke dunia kerja.
“Persaingan ke depan akan lebih ketat. Kalian bukan hanya bersaing dengan lingkungan sekolah sendiri, tetapi dengan lulusan dari berbagai daerah di Indonesia, terutama bagi yang ingin masuk perguruan tinggi negeri ternama,” ungkapnya.
Karena itu, ia mengingatkan agar para lulusan tidak terlena dengan suasana kelulusan yang justru mengarah pada perilaku hura-hura dan kurang bermanfaat.
“Saya menghimbau jangan sampai terjebak euforia yang berlebihan seperti pesta-pesta atau aksi corat-coret seragam yang akhirnya tidak memberi manfaat,” tegasnya.
dr Encep justru mendorong agar seragam sekolah yang sudah tidak digunakan bisa diwariskan atau diberikan kepada adik kelas maupun masyarakat yang membutuhkan.
“Lebih baik seragam itu dimanfaatkan untuk membantu adik-adik atau teman-teman yang membutuhkan. Itu akan jauh lebih bermanfaat dibandingkan dicorat-coret lalu dibuang begitu saja,” katanya.
Ia juga mengajak para lulusan untuk mulai fokus mempersiapkan langkah berikutnya, terutama menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi maupun persaingan di dunia kerja.
“Kalian harus mulai menyiapkan diri menghadapi tantangan ke depan. Fokus pada masa depan, memperkuat kemampuan diri, dan menjauhi hal-hal yang justru bisa mengganggu proses untuk menjadi lebih maju,” ujar dr Encep.
Menurutnya, kelulusan bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari perjuangan baru yang membutuhkan kesiapan mental, intelektual, dan karakter yang kuat.





