Megapolitan

‎BAZNAS RI Tegaskan Program Unggulan, BAZNAS Majalengka Siap Jadi Model Nasional‎‎

×

‎BAZNAS RI Tegaskan Program Unggulan, BAZNAS Majalengka Siap Jadi Model Nasional‎‎

Sebarkan artikel ini

‎Majalengka, TINTAHIJAU.COM – Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) Bidang Organisasi, Kelembagaan dan Pembinaan, Saidah Sakwan, menegaskan sejumlah program unggulan yang dijalankan BAZNAS di Majalengka berpotensi menjadi model nasional dalam penguatan pengelolaan zakat.‎‎

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Development Forum yang digelar di Gedung Yudha Abdi Negara, Sabtu (23/5/2026) malam.‎‎

Menurut Saidah, Majalengka menjadi salah satu daerah yang dinilai berhasil mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui berbagai inovasi program yang terstruktur dan berkelanjutan.

‎‎“Majalengka menunjukkan praktik baik yang konkret, baik dari sisi regulasi maupun inovasi program. Ini yang akan kita dorong untuk direplikasi secara nasional,” ujarnya.‎‎

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah penerapan zakat berbasis regulasi (Zakat By Law) yang dinilai efektif dalam meningkatkan penghimpunan zakat sekaligus mendukung penanganan kemiskinan di daerah.‎‎

Selain itu, BAZNAS Majalengka juga dinilai berhasil mengembangkan program edukasi zakat sejak dini melalui gerakan sedekah dan infak pelajar. Program ini tidak hanya mendorong partisipasi generasi muda, tetapi juga membangun karakter kedermawanan sejak usia dini.‎‎

“Anak-anak diajarkan untuk terbiasa bersedekah, mengenal mustahik, bahkan dilibatkan dalam proses pengelolaan zakat. Ini penting untuk membangun ekosistem zakat jangka panjang,” katanya.‎‎

Tak hanya itu, inovasi lain seperti program sosial berbasis kebutuhan darurat masyarakat serta penguatan peran zakat sebagai pelengkap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) juga menjadi sorotan.

‎‎Ia menjelaskan, dana zakat yang dikelola BAZNAS daerah sepenuhnya dimanfaatkan untuk masyarakat setempat, sehingga dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan yang belum terjangkau oleh APBD.

‎‎“Kita ingin zakat hadir sebagai solusi nyata. Tidak boleh ada lagi masyarakat yang kesulitan biaya pendidikan atau kasus stunting yang tidak tertangani,” tegasnya.‎‎

Dalam forum tersebut, berbagai program unggulan dari Majalengka akan dikaji lebih lanjut untuk kemudian diformulasikan menjadi kebijakan nasional. BAZNAS RI juga akan terus mendorong inovasi serupa di daerah lain.‎‎

Saidah menambahkan, keberhasilan BAZNAS Majalengka tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah yang kuat, baik dari sisi kebijakan maupun sinergi program.‎‎

“Dengan dukungan regulasi dan komitmen daerah, program-program BAZNAS bisa berjalan optimal dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.