Megapolitan

Pesta Tanpa Dekorasi dan Katering, Pasangan Pengantin di Bekasi Jadi Korban Penipuan Wedding Organizer

×

Pesta Tanpa Dekorasi dan Katering, Pasangan Pengantin di Bekasi Jadi Korban Penipuan Wedding Organizer

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Pengantin yang tertipu WO | Foto Ilustrasi AI

BEKASI, TINTAHIJAU.com — Hari bahagia sepasang pengantin asal Bekasi, Jawa Barat, berujung pilu setelah diduga menjadi korban penipuan oleh sebuah penyedia jasa wedding organizer (WO). Korban yang diketahui bernama Feni, terpaksa gigit jari karena pesta pernikahan yang diimpikannya berubah total menjadi ruangan kosong.

Peristiwa ini bermula saat korban seharusnya menggelar resepsi pernikahan pada Sabtu (23/5) lalu di aula Gedung Islamic Center, Kota Bekasi. Namun, sesampainya di lokasi setelah melangsungkan akad nikah, tidak ada dekorasi pesta maupun katering yang tersedia. Pihak WO yang telah menerima pembayaran lunas dari korban sama sekali tidak bisa dihubungi.

Sadar telah menjadi korban penipuan, pasangan pengantin ini langsung mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan sesaat setelah prosesi akad nikah selesai.

Korban Lain Mulai Bermunculan

Kasus dugaan penipuan ini ternyata tidak hanya menimpa Feni. Sofi, seorang calon pengantin yang baru akan melangsungkan resepsi pernikahan pada bulan September mendatang, mengaku mengalami nasib serupa dari pihak WO yang sama.

Sofi dan calon suaminya diketahui sudah menyetorkan uang muka (down payment/DP) sebesar Rp40 juta. Berharap bisa mematangkan persiapan, ia justru mendapati pihak WO mendadak hilang kontak dan tidak bisa dihubungi hingga saat ini.

Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian. Polres Metro Jakarta Timur telah menerima laporan dari pasangan pengantin asal Bekasi tersebut, mengingat domisili penyedia jasa ini berada di wilayah hukum Jakarta Timur.

Berdasarkan pantauan terakhir, kantor WO yang diketahui bernama Marwah Catering Service di kawasan Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur, saat ini dalam kondisi kosong melongpong. Tidak ada satu pun pemilik maupun karyawan yang terlihat beraktivitas di dalam kantor tersebut.

Sumber: KOMPAS