Pemerintahan

Begini Respon Istana Terkait Tuntutan Aksi Demo Mahasiswa Kemarin

×

Begini Respon Istana Terkait Tuntutan Aksi Demo Mahasiswa Kemarin

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa BEM Jabodetabek menggelar unjuk rasa di Jakarta, menuntut isu penting seperti pelemahan rupiah dan kenaikan BBM. (Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

JAKARTA, TINTAHIJAU.com – Pihak Istana melalui Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, memberikan tanggapan resmi terkait aksi demonstrasi yang digelar kelompok mahasiswa pada Jumat (12/6/2026) lalu. Istana menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto justru berada di garda terdepan dalam menghentikan pemborosan anggaran negara.

“Mengenai tuntutan terkait pemborosan APBN, yang dilakukan oleh Pak Prabowo justru selama ini adalah menghentikan pemborosan di berbagai sektor. Kalau soal kebocoran, Bapak Presiden adalah panglima paling depan,” ujar Qodari dalam keterangannya yang dikutip dari kanal YouTube KompasTV, Minggu (14/6/2026).

Qodari menambahkan, pemerintah memandang aksi dan tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa sebagai hal yang wajar dalam sebuah sistem demokrasi. Pihaknya mengaku tetap terbuka dalam mendengarkan masukan serta saran dari berbagai elemen masyarakat.

Sebelumnya, massa mahasiswa yang dipimpin oleh Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), Yatalathof Ma’shum Imawan, menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Dalam aksi bertajuk #MenujuIndonesiaBangkrut tersebut, mahasiswa membawa lima tuntutan utama kepada pemerintah, yaitu:

  1. Menghentikan pemborosan APBN.
  2. Menurunkan harga bahan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM).
  3. Menghentikan program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
  4. Menghentikan militerisme di ranah sipil.
  5. Meminta pemerintah bersikap jujur dan mengakui kondisi negara yang sedang tidak baik-baik saja.

Pihak Istana berharap mahasiswa dapat bersinergi dan mendukung langkah tegas Presiden Prabowo dalam mengawal transparansi serta menyelamatkan anggaran negara dari kebocoran.