SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Subang mendorong Pemerintah Kabupaten Subang memperkuat kemandirian fiskal dengan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
Hal itu disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Subang, H. Adik, saat membacakan pandangan umum fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Subang Tahun Anggaran 2025.
Dalam pandangannya, Fraksi PDIP menilai struktur pendapatan daerah masih menunjukkan tingkat ketergantungan yang cukup tinggi terhadap transfer pemerintah pusat. Karena itu, pemerintah daerah diminta segera melakukan langkah strategis melalui intensifikasi dan ekstensifikasi PAD.
“Struktur pendapatan daerah masih menunjukkan tingkat ketergantungan yang cukup tinggi terhadap transfer pemerintah pusat. Oleh karena itu diperlukan langkah nyata melalui intensifikasi dan ekstensifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Potensi-potensi ekonomi daerah harus mampu dikelola untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat,” ujar H. Adik.
Fraksi PDIP mencatat capaian PAD Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2025 baru mencapai Rp871,42 miliar atau 90,63 persen dari target yang ditetapkan. Di sisi lain, nilai aset Pemerintah Kabupaten Subang meningkat menjadi Rp5,803 triliun atau naik 6,66 persen dibanding tahun sebelumnya.
Menurut H. Adik, peningkatan PAD harus dibarengi dengan optimalisasi pemanfaatan aset daerah, peningkatan pelayanan perpajakan dan retribusi, serta penguatan tata kelola BUMD agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah.
“Pemerintah Daerah perlu melakukan langkah-langkah strategis melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber PAD, optimalisasi pemanfaatan aset daerah, peningkatan pelayanan perpajakan dan retribusi, serta penguatan tata kelola BUMD agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap PAD,” katanya.
Fraksi PDIP menegaskan, keempat langkah tersebut menjadi kunci memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Subang pada masa mendatang.
“Keempat langkah tersebut penting untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah di masa mendatang. Kami meyakini bahwa pemerintah yang baik bukanlah pemerintah yang sibuk menjelaskan keberhasilan, melainkan pemerintah yang berani memperbaiki kekurangan,” tegas H. Adik.
Melalui pandangan umum tersebut, Fraksi PDIP berharap Pemerintah Kabupaten Subang mampu memaksimalkan seluruh potensi ekonomi daerah sehingga ketergantungan terhadap dana transfer pusat dapat terus dikurangi dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.





