SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Tokoh muda Desa Cijambe yang dikenal vokal mengkritisi kebijakan pemerintah, Iqbal Maulana, dipastikan akan ikut bertarung dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cijambe 2026.
Dengan mengusung semangat perubahan, Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Subang itu menawarkan konsep pemerintahan desa yang lebih transparan, responsif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Kepastian pencalonan Iqbal menambah dinamika politik menjelang Pilkades Cijambe. Berdasarkan keterangan tim pemenangan, dukungan terhadap mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Subang tersebut terus mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda hingga relawan di sejumlah wilayah desa.
Sebagai bentuk keseriusan menghadapi kontestasi, tim pemenangan telah membentuk Iqbal Maulana Centre (IMC) yang dipimpin Iwan Hermawan atau Abow. Organisasi tersebut akan menjadi pusat koordinasi relawan sekaligus wadah konsolidasi jaringan pemenangan di tingkat dusun, RW, hingga RT.
Dalam kontestasi Pilkades 2026, Iqbal mengusung slogan “CIJAMBE SAHATE”, akronim dari Santun, Amanah, Harmonis, Adil, Transparan, dan Edukatif. Slogan itu menjadi landasan visi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang terbuka, akuntabel, mandiri, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal dan kepemudaan.
Sejumlah program prioritas yang ditawarkan di antaranya keterbukaan pengelolaan anggaran desa, peningkatan kualitas pelayanan publik tanpa pungutan liar, pemberdayaan Karang Taruna sebagai inkubator wirausaha, hingga penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Iqbal juga menilai sektor budidaya ikan mas yang selama ini menjadi salah satu potensi unggulan Desa Cijambe perlu dikembangkan lebih maksimal melalui kolaborasi dengan BUMDes agar mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Di tengah meningkatnya dukungan, tim pemenangan mengaku muncul berbagai narasi yang menyerang pribadi Iqbal. Menyikapi hal tersebut, mereka mengimbau seluruh pihak menjaga etika politik dan mengedepankan kompetisi yang sehat tanpa saling mendiskreditkan maupun menyebarkan informasi yang berpotensi melanggar hukum.
Iqbal sendiri mengaku tidak menutup-nutupi masa lalunya. Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.
“Sebagai anak muda, saya tidak terlepas dari khilaf dan salah di masa lalu. Hari ini saya ingin berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Saya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Pilkades Cijambe sebagai pesta demokrasi yang damai, bermartabat, dan penuh persaudaraan. Mari kita berkompetisi secara sehat demi kemajuan Desa Cijambe,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Iwan Hermawan (Abow) mengatakan mesin pemenangan telah disiapkan hingga tingkat akar rumput. Menurutnya, seluruh relawan akan bergerak secara terukur dengan mengedepankan politik santun serta menghormati seluruh calon yang akan bertarung pada Pilkades Cijambe 2026.





