SUBANG, TINTAHIJAU.COM – SMP IT Al-Majid Subang resmi menjalin kerja sama internasional dengan Jhanghu Ecological Elementary and Junior High School, Yunlin, Taiwan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) on Educational Cooperation yang menjadi bagian dari rangkaian Academic, Cultural, and Exchange (ACE) Activities 2026.
Penandatanganan MoU tersebut menandai babak baru hubungan kedua sekolah yang sebelumnya telah terjalin melalui kunjungan persahabatan. Pada kerja sama kali ini, kedua lembaga sepakat mengembangkan program yang lebih konkret dan berkelanjutan.
Dalam dokumen MoU disebutkan, tujuan kerja sama adalah mendorong pertukaran pendidikan internasional dengan mengintegrasikan Project-Based Learning (PBL), kolaborasi sekolah, pengembangan budaya, serta membentuk peserta didik yang memiliki wawasan global dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
Ruang lingkup kerja sama mencakup pelaksanaan proyek kolaboratif antarsiswa berbasis PBL, pertukaran praktik terbaik di bidang pendidikan, pengembangan profesional guru melalui lokakarya internasional dan komunitas belajar, hingga berbagi pengalaman dalam pengembangan kurikulum dan tata kelola sekolah.
Selain itu, kedua sekolah juga akan membangun platform pembelajaran digital untuk mendokumentasikan perkembangan belajar, melestarikan capaian siswa, serta memperluas dampak kerja sama di tingkat lokal maupun internasional.
MoU tersebut berlaku selama satu tahun sejak ditandatangani dan akan diperpanjang secara otomatis setiap tahun. Kedua belah pihak juga sepakat bahwa setiap perubahan terhadap isi kerja sama dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama.
Pembina Yayasan Al-Majid dan Principal Jhanghu Ecological Elementary and Junior High School dijadwalkan menandatangani dokumen tersebut sebagai bentuk komitmen memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, ekologi, lingkungan, kebudayaan, dan penguatan pemahaman global.
Melalui kerja sama ini, SMP IT Al-Majid berharap kolaborasi dengan sekolah di Yunlin, Taiwan tidak hanya berhenti pada kegiatan pertukaran pelajar, tetapi juga menghasilkan berbagai proyek bersama yang memberikan manfaat nyata bagi siswa, guru, dan pengembangan pendidikan di kedua negara.





