Megapolitan

Gerombolan Pengendara Motor Aniaya Remaja dan Rampas Sepeda Motor di Bojongsoang, 15 Pelaku Ditangkap

×

Gerombolan Pengendara Motor Aniaya Remaja dan Rampas Sepeda Motor di Bojongsoang, 15 Pelaku Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi geng motor | iNews,id

BANDUNG, TINTAHIJAU.com — Polisi menangkap 15 orang yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan dan perampasan sepeda motor seorang remaja di Jalan Raya Bojongsoang, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Aksi para pelaku sempat terekam kamera CCTV dan videonya viral di media sosial.

Kapolsek Bojongsoang Kompol Undi Kurnia mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Seluruh pelaku kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

“Iya itu kejadiannya Minggu, 12 Juli 2026 sekitar pukul 02.00 WIB. Alhamdulillah semua pelaku sebanyak 15 orang sudah kami amankan,” ujar Undi kepada awak media.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian bermula saat korban berinisial MSBK mengendarai sepeda motor Kawasaki LX230B berwarna hijau. Korban kemudian diduga ditabrak dari belakang oleh para pelaku hingga terjatuh.

“Setelah korban terjatuh, pelaku diduga melakukan tindakan kekerasan dengan memukul korban. Korban kemudian berhasil menyelamatkan diri, namun sepeda motor miliknya dibawa kabur oleh para pelaku,” katanya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lecet pada tangan kiri serta kehilangan sepeda motor dengan nilai kerugian sekitar Rp19 juta.

Usai menerima laporan korban, polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap lima terduga pelaku sekitar pukul 03.30 WIB.

“Korban langsung melaporkan ke kami. Atas adanya laporan tersebut sekitar pukul 03.30 WIB, tertangkap 5 orang terduga pelaku,” ucapnya.

Pengembangan penyelidikan kemudian dilakukan hingga polisi kembali mengamankan 10 pelaku lainnya di kediaman masing-masing.

“Dengan demikian, total sebanyak 15 orang terduga pelaku berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Selain para terduga pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu bilah pedang dan sejumlah sepeda motor.

“Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap seluruh terduga yang telah diamankan guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa, peran masing-masing terduga, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain,” kata Undi.

“Penyidik juga terus melengkapi alat bukti sebagai dasar penetapan status hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Sumber: detikJabar