Profil

Berkenalan dengan Leonard Triyono Sang Pemilik Suara Khas dari Washington DC

×

Berkenalan dengan Leonard Triyono Sang Pemilik Suara Khas dari Washington DC

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Bagi para pecinta siaran gelombang pendek, khususnya para pendengar Radio Suara Amerika (Voice of America/VOA) Siaran Bahasa Indonesia yang langsung disiarkan dari Washington DC, pasti tidak asing dengan nama Leonard Triyono atau akrab disapa Pak Tri.

Nama dan suaranya yang merdu telah mengukir kenangan di hati para penggemar radio gelombang pendek. Kini, kehadirannya bisa dinikmati melalui siaran stasiun-stasiun radio afiliasi VOA di Indonesia dan streaming di www.voaindonesia.com.

Leonard Triyono memulai perjalanan kariernya sebagai International Broadcaster VOA pada tahun 2004. Tugas rutinnya melibatkan pengantar siaran pagi, pembawa berita, pengasuh acara musik mingguan Top Ten Country Countdown, dan menjadi koordinator rubrik Sains dan Kedokteran.

Leonard Triyono bersama crew VOA Washington DC

Sebelum menetap di Washington, beliau meniti karier penuh waktu sebagai Senior Cultural Affairs Specialist di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta selama 21 tahun. Selain itu, ia juga mengajar sebagai dosen luar biasa di Universitas Kristen Indonesia selama 12 tahun.

Latar belakang pendidikan Leonard yang solid mencakup gelar Magister Sains dalam bidang Manajemen Komunikasi dari Universitas Indonesia, Sarjana Pendidikan (SPd) FKIP Universitas Kristen Indonesia, dan Sarjana Muda (BA) Bahasa Inggris dari Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga.

Kecintaan Leonard Triyono pada perjalanan jarak jauh (road trip) bersama keluarganya membawanya menjelajahi tempat-tempat menarik di Amerika, serta bertemu dengan teman-teman lama yang dikenalnya saat masih mahasiswa dan mengikuti program pertukaran selama satu tahun di Amerika Utara dengan sponsor Mennonite Central Committee. Hingga kini, ia telah mengunjungi 43 negara bagian AS.

Meski begitu, dari sekian provinsi di Indonesia, Leonard baru saja mengunjungi 17 di antaranya. Ia berharap dapat berkeliling ke provinsi-provinsi lain yang menyimpan keindahan alam khas, objek wisata unik, seni dan budaya menawan, serta kuliner dengan cita rasa istimewa.

Leonard Triyono telah menikah dengan Maria Rosarioningrum, yang kini dikaruniai lima orang anak: Brenda, Hutomo, Jonathan Permadi, dan si kembar Ayunda dan Adinda. Mereka juga diberkahi dengan empat cucu: Jane, Matthew, Roland, dan James yang bulan ini baru berusia 2 bulan.

Sebagai penyiar radio VOA, Leonard Triyono aktif mengulas dan mewawancarai tokoh-tokoh inspiratif dari Indonesia, serta meliput diaspora Indonesia di Amerika Serikat yang berkontribusi dalam berbagai bidang. Program yang diasuhnya tidak hanya memberikan informasi dan referensi tentang Amerika Serikat tetapi juga memberikan edukasi dan pencerahan bagi pendengarnya.

Beruntungnya, penulis bisa bersahabat dengan Pak Tri melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram, sehingga para pendengar radio dapat mengenal lebih dekat penyiar favorit mereka, meskipun berada di luar negeri.

Keberadaan media sosial ini juga telah memberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan penyiar seperti Leonard Triyono dan Kin Sanubary, sehingga pengalaman wawancara dan obrolan pun bisa dirasakan oleh para pendengar.

Di sela-sela kesibukannya, Leonard Triyono dengan rendah hati meluangkan waktu untuk berbagi kisah dan pengalaman pribadinya selama tinggal di Amerika Serikat. Pada akhir obrolannya dengan penulis, Pak Tri menegaskan bahwa semua berita dan informasi yang disampaikan oleh VOA selalu menjadi sumber yang konsisten, andal, akurat, obyektif, dan menyeluruh. Tak lupa, beliau menyampaikan salam hangat dan selamat berlibur akhir tahun untuk semua sahabat di Indonesia.

Bersama staff VOA Biro Jakarta