Megapolitan

AHY Jadi Menteri, Andi Mallarangeng Bahas Koalisi yang Terasa Seperti Oposisi

×

AHY Jadi Menteri, Andi Mallarangeng Bahas Koalisi yang Terasa Seperti Oposisi

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memasukkan Partai Demokrat ke dalam kabinet di akhir masa jabatannya disoroti oleh Andi Mallarangeng, seorang politikus dari partai tersebut.

Menurut Andi, Presiden Jokowi melakukan langkah tersebut karena membutuhkan mitra yang “konsisten” dalam menghadapi dinamika politik saat ini.

Andi menyatakan pandangannya ini setelah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Demokrat, diangkat menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Alasan di balik penunjukan AHY sebagai menteri, menurut Andi, sebaiknya ditanyakan langsung kepada Presiden Jokowi. Namun, ia menilai bahwa partainya, Partai Demokrat, menjadi bagian penting dalam pemerintahan saat ini. Hal ini disebabkan oleh perasaan bahwa ada beberapa partai dalam koalisi yang seakan-akan berperan sebagai oposisi.

“Mungkin karena itu Presiden Jokowi membutuhkan teman yang bisa dipegang, konsisten. Dan, kami, Partai Demokrat selalu konsisten. Itu ajaran dari Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) kepada kami semua,” ujar Andi pada Rabu (21/2/2024).

Pengangkatan AHY sebagai Menteri ATR/BPN secara resmi dilakukan saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta pada hari Rabu ini.

Andi menegaskan bahwa AHY akan melanjutkan program-program kerja yang telah ada di Kementerian ATR/BPN hingga akhir masa jabatan pemerintahan Jokowi pada Oktober 2024.

“Jadi, AHY akan memastikan semua program kerja di Kementerian ATR/BPN berjalan lancar dan kalau perlu dipercepat. Itu membutuhkan kepemimpinan dan manajemen. Ini yang dibawa Mas AHY ke Kementerian ATR/BPN,” kata Andi seperti yang dilansir oleh Kompas.id.

Sebelumnya, Jokowi telah menyatakan bahwa AHY siap untuk mengemban tugas sebagai Menteri ATR/BPN. Menurutnya, latar belakang pendidikan AHY yang merupakan putra dari SBY membuatnya yakin untuk memberikan jabatan manajerial.

“Jadi, pertama, ini urusan yang berkaitan dengan menteri ATR/BPN, Mas Agus Harimurti Yudhoyono. Saya tahu beliau Ketua Umum Partai Demokrat, beliau juga alumni Akademi Militer, juga pendidikan di Nanyang University, di Harvard University, dan di Webster University,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Rabu.

“Saya kira saya tidak ragu memberikan tempat untuk Kementerian ATR/BPN karena ini urusan manajemen. Saya kira beliau akan sangat siap,” lanjut Jokowi.