JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Warga di kawasan Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga ditinggalkan oleh kakaknya sendiri pada Selasa (3/3) sore. Bayi yang diketahui bernama Ameera Ramadhani itu diperkirakan baru berusia dua hari.
Bayi tersebut ditemukan di dalam tas belanja yang diletakkan di sebuah gerobak nasi uduk di depan rumah warga. Di dalam tas itu juga terdapat secarik surat yang diduga ditulis oleh kakaknya, Zidan (12).
Dalam surat tersebut, Zidan menjelaskan bahwa ia terpaksa meninggalkan adiknya setelah ibu mereka meninggal dunia saat proses melahirkan.
“Assalamualaikum Ibu/Bapak yang menemukan adik saya. Saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya karena ibu saya meninggal saat melahirkan,” tulis Zidan dalam surat yang ditemukan bersama bayi tersebut.
Ia juga memohon agar orang yang menemukan bayi itu bersedia merawat adiknya dengan penuh kasih sayang. “Tolong anggap seperti anak sendiri karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi. Saya tidak mau masa depan dia seperti saya. Terima kasih,” tulisnya lagi.
Kapolsek Pasar Minggu, Anggiat Sinambela, menjelaskan bayi itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB oleh warga setempat. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 17.43 WIB.
“Saksi Dinda dan saksi Marlinah menyampaikan informasi telah menemukan seorang bayi perempuan berada di dalam tas belanja dalam gerobak nasi uduk,” kata Anggiat.
Saat ditemukan, bayi tersebut mengenakan pakaian bermotif boneka beruang berwarna biru dan diselimuti selimut putih. Di dalam tas juga ditemukan sejumlah perlengkapan bayi seperti susu bubuk, tisu basah, serta sarung tangan, selain surat yang ditulis Zidan.
Setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Pasar Minggu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Berdasarkan informasi dalam surat, bayi itu diperkirakan baru berusia sekitar dua hari.
Warga yang menemukan bayi tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada pengurus RT dan pihak kepolisian. Polisi juga melakukan penelusuran dengan mencari rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.
Selain itu, aparat berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk pengurus RT, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Puskesmas Pasar Minggu, serta Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.
Sekitar pukul 19.55 WIB, bayi perempuan tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Peristiwa ini juga mendapat perhatian dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Ia berharap bayi tersebut dapat segera mendapatkan perlindungan dan bantuan dari pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan anak ini tidak salah datang. Kalau dia mungkin datang di kelurahan, pasti akan ditanggulangi. Minimal Dinas Sosial akan turun langsung. Mudah-mudahan dia tidak salah datang,” ujar Rano Karno di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (5/3).
Ia juga memastikan pemerintah daerah akan bergerak cepat untuk memberikan perlindungan dan perawatan kepada bayi tersebut.
“Saya berterima kasih kepada teman-teman media yang mengekspos ini, sehingga kita bisa segera cepat menanggulangi, karena itu bagian kegiatan sosial yang memang dilakukan oleh Jakarta,” ujarnya.
Sumber: CNN Indonesia





