BOGOR, TINTAHIJAU.com – Suara ledakan hebat mengguncang Desa Ciangsana, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, pada Kamis (9/4/2026) pagi sekitar pukul 05.20 WIB. Ledakan yang berasal dari area olahraga Loxus Padel tersebut menyebabkan bangunan porak-poranda hingga merusak fasilitas sekolah di sekitarnya.
Meskipun kerusakan bangunan tergolong berat, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Kronologi dan Dugaan Penyebab
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, ledakan diduga kuat dipicu oleh kebocoran tabung gas berukuran 25 kg di area dapur kantin lapangan padel.
“Diduga terjadi kebocoran tabung gas pada area dapur kantin lapangan padel. Kebocoran tersebut memicu ledakan yang menimbulkan kerusakan pada kantin dan tembok pagar SDN 03 Ciangsana,” ujar Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaluddin.
Dampak Kerusakan: Lapangan Padel dan Fasilitas Sekolah
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Dinding lapangan padel hancur dengan puing-puing yang berserakan di area sekitar. Petugas telah memasang garis polisi di titik tembok yang jebol untuk sterilisasi area.
Dampak ledakan juga meluas ke SDN 03 Ciangsana yang terletak tepat di sebelah lapangan. Kerusakan di sekolah meliputi:
- Pagar sekolah hancur.
- Tembok bagian samping jebol dan beberapa sisi lainnya retak.
- Kaca-kaca ruang kelas pecah.
- Lantai lapangan sekolah mengalami keretakan.
Siswa Belajar Daring
Menyikapi rusaknya fasilitas sekolah, Kepala SDN 03 Ciangsana, Hermansyah, mengonfirmasi bahwa aktivitas belajar mengajar dialihkan ke metode daring (online).
“Setelah konfirmasi ke Dinas Pendidikan, diinstruksikan untuk sementara daring selama dua hari,” jelas Hermansyah. Ia juga menambahkan bahwa pihak pengelola Loxus Padel telah menyatakan kesiapan untuk mengganti rugi seluruh kerusakan yang dialami pihak sekolah.
Penyelidikan Polisi
Kapolsek Gunungputri, Kompol Aulia Robby, menyatakan bahwa pihaknya tengah mendalami kasus ini. Hingga saat ini, tiga orang saksi telah dimintai keterangan, termasuk pemilik lapangan padel.
“Untuk keterangan awal sudah diambil (dari pemilik), namun belum dituangkan dalam BAP,” ujar Kompol Robby.
Guna memastikan penyebab teknis ledakan, petugas Laboratorium Forensik (Labfor) telah dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah rupa dan mencari bukti-bukti tambahan. Saat ini, lokasi olahraga tersebut ditutup total dan tidak ada aktivitas di area terdampak.




