Megapolitan

Geger, Petugas Kebersihan Temukan Mayat Bayi Terbungkus Plastik di Summarecon Bandung

×

Geger, Petugas Kebersihan Temukan Mayat Bayi Terbungkus Plastik di Summarecon Bandung

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, TINTAHIJAU.com – Warga di kawasan perumahan Summarecon Bandung, Gedebage, Kota Bandung, digegerkan dengan penemuan mayat bayi laki-laki pada Jumat (24/4/2026) pagi. Jasad bayi tersebut ditemukan terbungkus plastik kresek putih di area taman perumahan.

Kanit Reskrim Polsek Gedebage, Ipda Bambang Dewanto, mengonfirmasi bahwa penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh petugas kebersihan setempat sekitar pukul 08.30 WIB. Saat sedang membersihkan area taman, dua petugas mencurigai sebuah bungkusan plastik.

“Ketika diperiksa, ditemukan mayat bayi laki-laki terbungkus kain dan dilapisi plastik kresek berwarna putih. Bayi tersebut juga dibalut beberapa lapis pakaian sebelum diikat,” ujar Bambang pada Jumat (24/4/2026) seperti yang dilansir di laman PRFMNews Pikiran Rakyat.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menduga bayi tersebut baru saja dilahirkan. Hal ini diperkuat dengan temuan bercak darah serta tali pusar (ari-ari) yang masih menempel pada tubuh bayi.

Meski secara kasat mata kondisi tubuh bayi tampak utuh, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Terkait dugaan saat dibuang apakah masih hidup atau tidak, saat ditemukan bayi tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ucap Bambang.

Guna mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut, pihak kepolisian kini melakukan langkah-langkah berikut:

  • Pemeriksaan CCTV: Polisi tengah menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi penemuan untuk melacak pergerakan orang mencurigakan.
  • Autopsi: Jasad bayi telah dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung, untuk menjalani pemeriksaan medis dan autopsi lebih lanjut.
  • Pemeriksaan Saksi: Petugas kebersihan yang pertama kali menemukan bungkusan tersebut telah dimintai keterangan.

Kasus ini kini dalam penanganan intensif Polsek Gedebage untuk mencari tahu identitas orang tua maupun pelaku yang tega membuang bayi malang tersebut.