SUMEDANG, TINTAHIJAU.com — Pelarian pria pemotor misterius yang tega melindas seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) berinisial GC akhirnya resmi berakhir. Jajaran Satreskrim Polres Sumedang berhasil meringkus pelaku berinisial MR (21) di wilayah Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Jumat (15/5) malam.
Pemuda asal Desa/Kecamatan Tanjungsari tersebut dilaporkan tidak memberikan perlawanan dan langsung tak berkutik saat dikepung oleh petugas Tim Resmob. Mengenakan jaket berwarna jingga, MR hanya bisa tertunduk lesu dengan tangan terikat saat digelandang petugas menuju Mapolres Sumedang untuk mempertanggungjawabkan perbuatan kejinya.
Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansyah, membenarkan perihal penangkapan intensif tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa saat ini pelaku sudah dijebloskan ke sel tahanan dan tengah menjalani pemeriksaan maraton oleh tim penyidik.
Rencana Rilis Resmi Polres Sumedang menjadwalkan agenda konferensi pers (press release) pada hari Sabtu (16/5) ini guna mengungkap secara detail motif tersembunyi serta pasal berlapis yang akan disangkakan kepada tersangka atas kasus pencurian dengan kekerasan tersebut.
“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan mendalam untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar AKP Tanwin Nopiansyah saat memberikan konfirmasi resmi kepada awak media seperti yang dikutip darilaman detikJabar, Sabtu (16/5/2026).
Kasus penganiayaan dan percobaan perampokan ini sebelumnya sempat memicu gelombang kecaman publik setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian viral di media sosial. Insiden berdarah itu terjadi di sebuah gang kecil, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada Selasa (12/5) malam.
Berdasarkan rekaman video dan hasil penyelidikan awal kepolisian, peristiwa bermula ketika korban GC tengah berjalan kaki menyusuri gang sempit untuk kembali ke tempat kosnya seusai membeli makanan di area jalan raya. Secara mendadak, pelaku MR yang mengendarai sepeda motor membuntuti dari arah belakang.
Di tengah kegelapan gang, pelaku langsung mengeluarkan sebilah pisau dan menodongkannya ke arah korban sembari melontarkan ancaman verbal agar korban tidak bergerak. Dicekam rasa panik yang hebat, korban berupaya menyelamatkan diri dengan berlari masuk lebih dalam ke gang kecil tersebut. Namun naas, korban tersandung hingga terjatuh ke tanah.
Melihat korban tersungkur dan berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar, pelaku MR diduga menjadi panik. Alih-alih melarikan diri dengan memutar arah, pelaku justru dengan tega memacu sepeda motornya melindas tubuh mahasiswi malang tersebut sebelum akhirnya tancap gas melarikan diri dari tempat kejadian perkara.




