Megapolitan

Sederet Keanehan Hilangnya Remaja MR di Gunung Guntur, Berbicara Mistis hingga Ditemukan di Kecamatan Berbeda

×

Sederet Keanehan Hilangnya Remaja MR di Gunung Guntur, Berbicara Mistis hingga Ditemukan di Kecamatan Berbeda

Sebarkan artikel ini
Gunung Guntur di Garut | Foto: Hakim Ghani

GARUT, TINTAHIJAU.com – Peristiwa hilangnya seorang pria berinisial MR di kaki Gunung Guntur, Garut, pada Minggu (29/3/2026), menyisakan sejumlah tanda tanya. MR ditemukan dalam kondisi linglung dan tak berbaju di lokasi yang terpaut jauh dari titik awal dirinya menghilang.

Kapolsek Tarogong Kaler, Iptu Ate Ahmad Hermawan, membeberkan kronologi dan kejanggalan yang menyertai kejadian tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi.

Berbicara Tak Karuan Sebelum Hilang

Kejadian bermula saat MR sedang mencari serangga di kawasan Sanghiang, Desa Rancabango, bersama kakak perempuannya, Ai (32), dan keponakannya. Menurut saksi, sepanjang perjalanan MR menunjukkan perilaku aneh dan sesumbar (sompral).

“Bahasanya melantur. Menurut keterangan saksi, MR ini berbicara mengenai hantu,” ungkap Ate.

Sikap MR yang terus membahas hal-hal gaib membuat keponakannya ketakutan dan meminta ibunya untuk segera pulang. Tak lama berselang, sekitar pukul 13.00 WIB, MR dilaporkan menghilang setelah rombongan menempuh perjalanan sekitar 3 kilometer.

“Banyak yang dibicarakan, tapi melantur. Menurut keterangan saksi, salah satu yang dibicarakan katanya di sana banyak hantu,” ungkap Ate.

Ditemukan di Wilayah yang Jauh

Setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, MR akhirnya ditemukan pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, lokasi penemuannya cukup mengejutkan karena sudah berada di Perkampungan Cipepe, Kecamatan Tarogong Kidul.

“Malam itu kami tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian menerima informasi dari kepala desa bahwa korban sudah ditemukan, tapi di daerah yang jauh dan berbeda wilayah. Kami juga aneh, apalagi ditemukan dalam keadaan telanjang dada menurut saksi,” kata Ate.

Tatapan Kosong dan Komat-kamit

Keanehan lain terungkap dari kesaksian seorang pemilik kebun. Sebelum ditemukan di wilayah Tarogong Kidul, MR ternyata sempat terlihat di sekitar lokasi awal pada sore hari tanpa mengenakan pakaian. Saat ditegur, MR tidak merespons secara normal dan hanya menunjukkan tatapan hampa.

“Sempat ditanya mau ke mana oleh saksi, tapi korban tidak menjawab. Hanya komat-kamit tanpa suara,” ungkap Ate.

Saat ini, MR telah kembali ke pelukan keluarga. Pihak keluarga berencana membawa MR ke puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan medis guna memastikan kondisi kesehatan fisik serta kondisi mentalnya pasca-kejadian tersebut.