BDANDUNG BARAT, TINTAHIJAU.com — Aksi kejahatan jalanan kembali memakan korban. Seorang sopir angkutan barang berbasis aplikasi berinisial IS (48) menjadi korban pembegalan sadis di Jalan Raya Padalarang-Cianjur, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Sabtu (18/7) malam sekitar pukul 20.30 WIB.
Pihak kepolisian pun bergerak cepat menangani kasus ini. Kapolsek Cipatat, Kompol D.M.S. Andriani Sapin, membenarkan bahwa laporan resmi mengenai tindak kriminal tersebut sudah diterima dan saat ini petugas sedang melakukan penyelidikan mendalam guna memburu pelaku.
“Laporannya sudah kami terima, anggota langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian,” kata Andriani saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2026).
Kronologi Kejadian
Kejadian mencekam ini berawal saat korban mendapatkan orderan jasa pengangkutan barang melalui aplikasi online dari wilayah Leuwipanjang, Kota Bandung. IS kemudian berangkat menuju titik penjemputan dengan mengendarai mobil Toyota Calya bernomor polisi T 1435 HU.
Menurut penjelasan polisi, pelaku menggunakan modus operandi berpura-pura ingin mengambil barang di rumah temannya.
“Berdasarkan keterangan korban, pelaku memesan angkutan online itu titik tujunya ke daerah Gunungmasigit, Cipatat. Alasannya itu mau mengambil barang di temannya,” kata Andriani.
Setibanya di lokasi tujuan, pelaku sempat keluar dari kendaraan. Korban pun dengan setia menunggu di dalam mobil selama kurang lebih 30 menit. Situasi berubah mencekam ketika pelaku tiba-tiba kembali masuk melalui pintu sebelah kiri dan langsung melancarkan serangan brutal menggunakan senjata tajam jenis celurit.
“Korban ini ditusuk secara tiba-tiba oleh pelaku menggunakan celurit hingga mengenai bagian perut. Terduga pelaku juga membacok bagian kepala korban sebanyak 3 kali, dan 3 kali bacokan di tangan kiri korban,” kata Andriani.
Korban Berhasil Menyelamatkan Diri
Kendati mengalami luka bacok serius di bagian perut, kepala, dan tangan, IS yang berada di balik kemudi berhasil mempertahankan kesadarannya untuk meloloskan diri. Ia keluar dari mobil sambil berteriak histeris meminta bantuan.
Mendengar teriakan korban, warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke klinik terdekat agar segera mendapatkan penanganan medis. Warga juga langsung melaporkan insiden horor ini ke pihak berwajib.
“Korban berhasil kabur dan pelaku terjatuh dari mobil dan korban minta tolong warga dan warga melaporkan ke petugas Polsek dan korban dibawa ke klinik. Saat ini masih dilakukan pencarian terhadap pelaku,” kata dia.
Sumber: detikJabar





