Megapolitan

Waduh! Timbunan Sampah di Indonesia Sebanyak 21,1 Juta Ton

×

Waduh! Timbunan Sampah di Indonesia Sebanyak 21,1 Juta Ton

Sebarkan artikel ini
Sampah Plastik | FOto: Irwansyah Putra

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Masalah timbunan sampah di Indonesia terus menjadi perhatian serius sejumlah pihak.

Data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2022 menunjukkan bahwa jumlah timbunan sampah nasional mencapai angka yang mengkhawatirkan, yakni 21,1 juta ton.

Dari total produksi sampah tersebut, hanya 65,71 persen yang dapat terkelola dengan baik, sementara sisanya sebesar 34,29 persen belum terkelola secara optimal.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menetapkan target ambisius untuk mengurangi sampah sebesar 30 persen pada tahun 2025, sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis.

Menyadari urgensi penanganan sampah, berbagai strategi diusung oleh KLHK, salah satunya adalah peran aktif produsen sampah dalam merancang ulang sampahnya dan mendukung pembentukan bank sampah.

Pada Hari Pahlawan yang lalu, PT Sinar Sosro (SOSRO) dan Tetra Pak meluncurkan gerakan “Daur Untuk Negeri” (DAURI) sebagai langkah konkret untuk mengajak masyarakat menjadi Pahlawan Lingkungan.

Gerakan ini bertujuan memilah dan mengelola sampah lingkungan untuk didaur ulang. DAURI, yang diinisiasi oleh SOSRO dan Tetra Pak, merupakan bagian dari upaya mendukung target pemerintah mengurangi sampah nasional sebesar 30 persen pada tahun 2025.

Chief Marketing Officer PT Sinar Sosro, Sabrina Kharisanti, menyampaikan komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan hidup. Melalui gerakan DAURI, mereka berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah, mendorong daur ulang, dan mencegah sampah berakhir di tempat pembuangan sampah akhir (TPA).

“Hari ini bersama Tetra Pak dan Ancol, kami mulai mengaktifkan gerakan DAURI di Ancol Taman Impian dan berharap setiap lapisan masyarakat yang ada di kawasan ini dapat terlibat langsung dalam pemilahan sampah,” ungkap Sabrina Kharisanti.

Direktur Tetra Pak, Tommy Srihartoyo Soetoyo, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam meningkatkan tingkat daur ulang. Melalui gerakan DAURI, Tetra Pak berkomitmen terus mendukung praktik berkelanjutan di Indonesia.

Dengan langkah-langkah seperti gerakan DAURI, diharapkan masyarakat semakin sadar akan urgensi pengelolaan sampah dan terlibat aktif dalam upaya mengurangi dampak negatif timbunan sampah nasional.

Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.