Olahraga

Mundur dari Kursi Pelatih Setelah Bawa Persib Juara Tiga Musim Berturut-turut, Terungkap Posisi Baru Bojan Hodak

×

Mundur dari Kursi Pelatih Setelah Bawa Persib Juara Tiga Musim Berturut-turut, Terungkap Posisi Baru Bojan Hodak

Sebarkan artikel ini
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak dalam konferensi pers jelang laga melawan Arema FC di pekan ke-29 Super League 2025-2026. Duel Persib vs Arema FC akan digelar Jumat (24/4/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)

BANDUNG, TINTAHIJAU.com — PERSIB Bandung sukses mencetak sejarah baru dalam sepak bola tanah air setelah berhasil merengkuh tiga gelar juara liga secara beruntun di kompetisi kasta tertinggi era Liga Indonesia. Keberhasilan spektakuler ini sekaligus menjadi panggung perpisahan bagi pelatih kepala, Bojan Hodak, yang resmi menyudahi masa baktinya pada akhir musim ini.

Mulai musim depan, tongkat estafet kepelatihan Pangeran Biru akan diteruskan oleh sang asisten pelatih, Igor Tolic. Pelatih asal Kroasia tersebut menegaskan bahwa torehan historis ini merupakan buah dari sinergi dan kerja keras seluruh elemen klub dalam tiga musim terakhir.

Meskipun bergelimang trofi, Hodak mengungkapkan bahwa musim ketiganya berjalan sangat berat lantaran adanya perombakan besar-besaran yang mengharuskan klub mengganti 23 dari total 31 pemain. Ditambah lagi, mereka harus bersaing dengan investasi besar dari para kompetitor tangguh seperti Borneo FC dan Persija Jakarta.

Usai meletakkan jabatan pelatih kepala, Bojan Hodak tidak akan benar-benar pergi. Ia dipastikan mengemban peran baru sebagai penasihat teknik klub, walaupun dirinya akan mengambil waktu istirahat sejenak dari aktivitas sepak bola karena alasan pribadi.

Berikut adalah pernyataan lengkap Bojan Hodak mengenai pencapaian sejarah, tantangan tim, loyalitas Bobotoh, hingga masa depannya bersama PERSIB Bandung:

“Saya beruntung saat pertama kali tiba di sini, saya menemukan sekelompok orang yang sangat baik di dalam klub. Tiba-tiba semua orang mulai bekerja sama dan begitulah cara kami memenangkan trofi pertama dan kedua,” kata Hodak dikutip dari laman resmi Persib Bandung, Kamis (28/5/2026).

“Tahun terakhir ini benar-benar sulit bagi kami. Menghasilkan pencapaian seperti ini lagi di tengah ketatnya investasi besar dari kompetitor seperti Borneo FC dan Persija Jakarta adalah sesuatu yang fantastis. Saya sangat senang kami bisa mengumpulkan poin terbanyak dalam tiga tahun ini,” ujarnya.

“Klub ini lebih besar daripada pelatih manapun atau pemain manapun. Akan selalu ada pemain dan pelatih baru, namun klub akan tetap terus berjalan dengan baik,” tegas Bojan.

“Tekanannya akan lebih besar. Ketika Anda menang tiga kali, semua orang pasti punya motivasi ekstra untuk mengalahkan Anda. Itu normal, tapi saya yakin klub ini mampu mengatasinya,” ucapnya.

“Saya masih butuh sedikit istirahat karena alasan pribadi. Tapi, saya akan tetap berada di sekitar sini (PERSIB) dan siap membantu memberikan saran atau masukan kapan pun manajemen membutuhkan sesuatu, terutama pada aspek-aspek yang masih bisa ditingkatkan,” ungkapnya.