KANSAS CITY, TINTAHIJAU.com — Megabintang dan kapten tim nasional Argentina, Lionel Messi, berada di ambang rekor bersejarah yang mencengangkan. Pemain berusia 39 tahun tersebut akan mencatatkan penampilannya yang ke-200 bersama La Albiceleste jika diturunkan dalam laga perdana Grup J Piala Dunia 2026 melawan Aljazair di Arrowhead Stadium, Kansas, Rabu (17/6/2026) WIB.
Pencapaian luar biasa ini kian mengukuhkan posisi Messi sebagai pemain dengan jumlah pertandingan terbanyak sepanjang sejarah timnas Argentina.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengungkapkan bahwa magnet seorang Lionel Messi sudah melampaui batas-batas negara. Menurutnya, seluruh pencinta sepak bola di bumi tengah menantikan momen magis sang kapten memecahkan rekor pribadinya tersebut.
“Bukan hanya penduduk Argentina, tetapi semua orang, di seluruh planet ini, ingin melihatnya bermain,” tutur Scaloni seperti dilansir dari Associated Press.
Scaloni menambahkan, kehadiran Messi di lapangan hijau selalu memicu histeria global yang tidak pandang bulu.
“Semua orang ingin melihatnya di lapangan, karena dia memiliki pengaruh tidak hanya pada penggemar Argentina tetapi juga pendukung di seluruh dunia,” tambahnya.
Dua Dekade Pengabdian sang Penguasa Dunia
Perjalanan panjang Messi bersama tim tango dimulai sejak debutnya pada tahun 2005 silam. Setahun berselang, ia langsung mencicipi panggung Piala Dunia 2006 dan sukses menyumbang satu gol di turnamen terakbar tersebut.
Sejak saat itu, dedikasi Messi untuk negaranya menghasilkan rentetan prestasi yang luar biasa, di antaranya:
- Juara Piala Dunia 2022 (Qatar) – mengangkat trofi sebagai kapten tim.
- Juara Copa America 2021 dan 2024.
- Medali Emas Olimpiade 2008.
- 117 Gol di semua ajang internasional bersama Argentina.
Laga melawan Aljazair pagi ini tidak hanya sekadar perebutan tiga poin krusial di partai pembuka Piala Dunia 2026, melainkan juga sebuah panggung penghormatan bagi dua dekade pengabdian sang maestro sepak bola modern.





