SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Anggota DPRD Jawa Barat, Encep Sugiana, mengapresiasi semangat dan komitmen jajaran tenaga kesehatan di RSUD Subang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat meski di tengah berbagai keterbatasan.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Encep menggelar kunjungan reses ke RSUD Subang, Kamis (26/2/2026). Anggota DPRD dari daerah pemilihan Subang, Majalengka, dan Sumedang itu menilai, semangat melayani dengan sepenuh hati menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.
“Saya mengapresiasi semangat yang dibangun oleh teman-teman RSUD Subang. Dengan berbagai keterbatasan, mereka tetap memiliki komitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Encep menegaskan, komitmen tenaga kesehatan harus dibarengi dengan dukungan nyata dari pemerintah, baik Kabupaten Subang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maupun pemerintah pusat.
Menurutnya, dalam enam tahun terakhir, dukungan terbesar untuk rumah sakit lebih banyak bersumber dari APBN. Sementara itu, perhatian dari pemerintah daerah dinilai masih perlu ditingkatkan, terutama untuk pengembangan fasilitas dan infrastruktur pelayanan.
“Perlu ada perhatian yang lebih serius dari pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi, untuk mendukung pengembangan RSUD Subang. Rumah sakit ini bukan hanya melayani masyarakat Subang, tapi juga bisa menjangkau Majalengka, Sumedang hingga Purwakarta,” tegasnya.
Dari sisi sumber daya manusia, Encep menilai jumlah tenaga spesialis di RSUD Subang sudah cukup memadai. Bahkan, angka tindakan operasi tergolong tinggi.
Karena itu, ia mendorong adanya penambahan sekitar enam ruang bedah agar berbagai kasus operasi dapat ditangani lebih cepat dan efektif.
“SDM-nya sudah cukup. Bahkan RSUD Subang sudah memiliki dokter subspesialis reumatologi dan autoimun. Tinggal fasilitasnya yang perlu ditingkatkan,” katanya.
Keberadaan dokter subspesialis tersebut dinilai menjadi kekuatan tersendiri, mengingat kasus reumatologi dan autoimun di wilayah Pantura cukup tinggi. Layanan ini berpotensi melayani pasien tidak hanya dari Subang, tetapi juga dari Karawang, Purwakarta, Sumedang hingga Indramayu.
Di sisi lain, RSUD Subang juga telah mendapatkan bantuan alat CT Scan dari pemerintah pusat melalui APBN. Pada 2026, alat tersebut dikabarkan siap dioperasikan dan didukung tenaga operator yang telah tersedia.
Dengan fasilitas CT Scan tersebut, RSUD Subang berpeluang menjadi rumah sakit rujukan bagi wilayah sekitar yang belum memiliki layanan serupa. Selain memperluas cakupan pelayanan, keberadaan alat ini juga berpotensi meningkatkan pendapatan rumah sakit untuk mendukung pengembangan layanan ke depan.
“Kalau fasilitas terus ditingkatkan, RSUD Subang bukan hanya mampu melayani masyarakat lokal, tapi juga bisa menjadi pusat rujukan regional,” pungkas Encep.





