SUBANG, TINTAHIJAU.com – Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2024 yang mengatur penyesuaian gaji pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS.
Kebijakan ini resmi diberlakukan mulai 1 Januari 2024 dan menandai langkah serius pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan para PNS di Indonesia.
Berikut ini adalah rincian penyesuaian gaji pokok PNS berdasarkan golongan dan masa kerja:
Golongan I
1. Golongan 1A dengan masa kerja golongan 0 tahun naik dari Rp1,56 juta menjadi Rp1,685 juta per bulan.
2. Golongan 1A dengan masa kerja golongan 2 naik dari Rp1,61 juta menjadi Rp1,738 juta per bulan.
3. Golongan 1B dengan masa kerja golongan 3 naik dari Rp1,704 juta menjadi Rp1,84 juta per bulan.
4. Golongan 1B dengan masa kerja golongan 5 tahun naik dari Rp1,758 juta menjadi Rp1,898 juta per bulan.

Golongan II
1. Golongan II A dengan masa kerja golongan 1 tahun naik dari Rp2,054 juta menjadi Rp2,218 juta per bulan.
2. Golongan II B dengan masa kerja golongan 3 tahun naik dari Rp2,208 juta menjadi Rp2,385 juta per bulan.
3. Golongan II C dengan masa kerja golongan 7 tahun naik dari Rp2,449 juta menjadi Rp2,645 juta per bulan.

Golongan III
1. Golongan III A dengan masa kerja golongan 2 tahun naik dari Rp2,66 juta menjadi Rp2,873 juta per bulan.
2. Golongan III B dengan masa kerja golongan 6 tahun naik dari Rp2,95 juta menjadi Rp3,186 juta per bulan.
Kenaikan gaji ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif kepada para PNS, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan semangat kerja.
Meskipun penyesuaian ini memberikan dampak positif, penting bagi pemerintah untuk terus memperhatikan berbagai aspek lain yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat, termasuk PNS, demi menciptakan kondisi sosial yang lebih baik di masa depan.
Sumber: CNN Indonesia





