Pemerintahan

Puasa Ramadan Baik untuk Kesehatan, Anggota DPRD Jabar: Pola Makan Teratur Cegah Penyakit Kronis

×

Puasa Ramadan Baik untuk Kesehatan, Anggota DPRD Jabar: Pola Makan Teratur Cegah Penyakit Kronis

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, TINTAHIJAU.COM — Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Anggota DPRD Jawa Barat, Encep Sugiana, mengajak masyarakat untuk memaknai ibadah puasa tidak hanya sebagai kewajiban spiritual, tetapi juga sebagai sarana menjaga dan memperbaiki kesehatan tubuh.

Menurut Encep, Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan yang diperintahkan Allah SWT untuk melaksanakan ibadah puasa. Bahkan, Rasulullah SAW menyebut bahwa puasa memiliki dampak positif bagi kesehatan manusia.

“Puasa itu membuat kita sehat. Insya Allah, dengan menjalankan puasa secara benar, tubuh kita menjadi lebih terjaga dan lebih kuat,” ujarnya.

Encep menjelaskan, salah satu manfaat utama puasa bagi kesehatan adalah membantu menjaga pola makan. Ia menyoroti bahwa sekitar 70 persen penyakit berawal dari pola konsumsi yang tidak terkontrol.

“Banyak penyakit kronis muncul dari pola makan yang buruk, seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, hingga penyakit jantung, stroke, bahkan gagal ginjal,” katanya.

Selama Ramadan, pola makan menjadi lebih teratur karena hanya dilakukan pada waktu berbuka dan sahur. Keteraturan ini, menurut Encep, membantu tubuh terhindar dari kelebihan gizi yang kerap memicu berbagai penyakit metabolik.

“Dengan pola makan yang teratur selama satu bulan penuh, tubuh kita terhindar dari konsumsi berlebihan yang bisa menyebabkan kolesterol dan kencing manis,” jelasnya.

Selain itu, puasa juga memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan. Encep menyebut, kondisi ini sangat penting untuk memperbaiki organ pencernaan yang selama ini bekerja terus-menerus.

“Puasa memberikan kesempatan sistem pencernaan untuk beristirahat. Jaringan-jaringan di dalamnya bisa memperbaiki diri, sel-sel baru tumbuh, dan peradangan seperti radang usus bisa membaik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, banyak kasus gangguan pencernaan yang menunjukkan perbaikan signifikan bahkan kesembuhan setelah menjalani puasa dengan pola yang baik dan benar.

“Makanya tidak sedikit orang yang merasakan kesembuhan dari penyakit yang berkaitan dengan sistem pencernaan setelah berpuasa. Ini bukti bahwa puasa bukan hanya ibadah, tapi juga terapi kesehatan,” pungkas Encep.

Menjelang Ramadan, ia pun mengajak masyarakat untuk mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual agar ibadah puasa dapat dijalani secara optimal dan penuh manfaat.